Adnan Arafani
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resiliensi Pada Mahasiswa Rantau Ditinjau dari Self-Compassion Anisa Dwi Putri; Frischa Meivilona Yendi; Herman Nirwana; Indah Sukmawati; Adnan Arafani
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 2 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001324chr2025

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada mahasiswa rantau menghadapi beragam tantangan, mulai dari tekanan akademik, penyesuaian budaya, hingga kesepian akibat jauh dari keluarga, yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis. Kondisi ini menuntut adanya kemampuan resiliensi agar mampu bangkit dari kesulitan, serta self-compassion sebagai faktor yang berperan dalam meningkatkan kemampuan resiliensi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan antara tingkat resiliensi berdasarkan self-compassion (tinggi, sedang, rendah) pada mahasiswa rantau. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang yang berjumlah 1.623 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 321 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu angket Resiliensi dan angket Self-Compassion yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan analisis data menggunakan uji beda (One Way Anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (F= 64.204, p < 0,000). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara resiliensi ditinjau dari self-compassion. Temuan ini menegaskan bahwa self-compassion berperan penting dalam meningkatkan resiliensi mahasiswa rantau, sehingga pengembangan sikap penuh kasih pada diri sendiri dapat dijadikan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan akademik maupun personal. 
Pendampingan Psikososial Berbasis Rational Emotive Behavior Therapy untuk Penguatan Kemandirian Remaja Pascabencana di Nagari Salareh Aia Lisa Putriani; Indah Sukmawati; Frischa Meivilona Yendi; Triave Nuzila Zahri; Adnan Arafani; Verlanda Yuca; Ade Herdian Putra
Counseling and Humanities Review Vol 6, No 1 (2026): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001440chr2026

Abstract

Post-disaster recovery requires attention to the psychological condition of affected communities, particularly adolescents, whose ways of interpreting loss shape how they rebuild daily life. This community engagement program aimed to strengthen the independence of disaster-affected adolescents in Nagari Salareh Aia, Agam Regency, West Sumatra, through psychosocial support based on Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). The program was conducted on 9 September 2026 at the Salareh Aia village office and SMA Negeri 2 Palembayan in collaboration with the village government and the school. Activities consisted of psychoeducation on adolescent independence and on rational and irrational beliefs, followed by REBT group counseling that guided participants to identify, dispute, and restructure disaster-related irrational beliefs. Outcomes were described against five characteristics of independence: understanding oneself and the environment, accepting oneself and the environment positively and dynamically, making decisions, self-direction, and self-actualization. Participants began to recognize irrational beliefs and redirect them toward more rational thinking, and approximately 70% reached the indicator of independence in decision-making. The other four characteristics had not yet developed evenly, indicating the need for continued support. REBT group counseling appears feasible as an entry point for strengthening adolescent independence after disasters, provided it is embedded in sustained collaboration among universities, village governments, and schools.