Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Tes Kemampuan Akademik Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Paket C di PKBM Bina Bangsa Purwakarta Deni Hidayah; Ade Siti Rosmuliawati; Waska Warta
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Ini bertujuan untuk: Mendeskripsikan pelaksanaan pemanfaatan tes kemampuan akademik di PKBM Bina Bangsa Purwakarta, Mengungkap persepsi peserta didik terhadap tes kemampuan akademik dan Menganalisis peran tes kemampuan akademik dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik Paket C. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan di PKBM Bina Bangsa Purwakarta, yang berlokasi di Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Lembaga ini dipilih karena secara aktif menerapkan TKA sebagai bagian dari strategi pembelajaran dan memiliki keragaman profil peserta didik Paket C. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan Juli sampai Agustus 2025, bertepatan dengan periode pelaksanaan TKA semester genap, sehingga peneliti dapat mengamati secara langsung proses pelaksanaan tes, pemberian umpan balik, dan respons peserta didik. Subjek penelitian ini terdiri atas dua kelompok utama, yaitu peserta didik Paket C dan pengelola/pendidik PKBM yang secara langsung terlibat dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Berdasarkan hasil analisis, Tes Kemampuan Akademik (TKA) di PKBM dilaksanakan secara terencana dan sistematis serta berfungsi efektif dalam memantau capaian belajar peserta didik Paket C. TKA disertai umpan balik personal, saran perbaikan, program remedial, dan penyesuaian pembelajaran. Pelaksanaannya mampu meningkatkan motivasi, keaktifan, kemandirian belajar, serta ketekunan peserta didik dalam memperbaiki hasil belajar secara berkelanjutan. Pemanfaatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di PKBM berpengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik Paket C. Pelaksanaan TKA yang sistematis, disertai umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran, mendorong peningkatan minat belajar, kemandirian, keaktifan, serta usaha perbaikan belajar secara berkelanjutan.
Manajemen Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam Peningkatan Kinerja Sekolah Dasar Ade Siti Rosmuliawati; Iim Wasliman; Abdul Holik
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3994

Abstract

Manajemen pembiayaan pendidikan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu layanan dan kinerja sekolah dasar. Namun, efektivitas pengelolaan dana BOS masih menghadapi tantangan, terutama terkait kapasitas manajerial dan akuntabilitas keuangan di tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen dana BOS dalam meningkatkan kinerja sekolah dasar melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala sekolah, bendahara, guru, komite sekolah, dan pengawas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dana BOS dilaksanakan secara sistematis melalui penyusunan RKAS berbasis kebutuhan, pembentukan tim pengelola, pelaksanaan anggaran sesuai prioritas, serta pengawasan internal dan eksternal. Pengelolaan yang transparan dan akuntabel berkontribusi terhadap peningkatan kinerja sekolah, terutama dalam penyediaan sarana pembelajaran dan kelancaran proses pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas manajerial dan sistem pengawasan berbasis indikator terukur. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed-method untuk menguji efektivitas manajemen pembiayaan secara lebih luas.