Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS JALUR KA ELAVATED YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT MENGGUNAKAN CSI BRIDGE Rizal Ramadani; Aulia Rahman; Bobby Asukmajaya
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3755

Abstract

Struktur atas KA elevated Bandara Internasional Yogyakarta menggunakan gelagar PCI, panjang bentang 35 m terdapat 7 gelagar PCI dengan tinggi 2,1 m. Perlunya optimalisasi superstruktur jalur kereta api layang bandara internasional Yogyakarta agar as rel kereta tepat berada pada as PCI Girder yang menopangnya. Permasalahan dalam perencanaan ini adalah bagaimana merancang PCI Girder pada jembatan KA Elevated, menganalisis kehilangan gaya prategang yang terjadi pada Girder PCI, memodelkan struktur jembatan KA elevated menggunakan CSI Bridge 23, kontrol untuk setiap perhitungan hasil analisis CSI Bridge 23. Tujuan dalam perencanaan ini adalah, (1) mengetahui desain PCI Girder pada jalur KA elevated, (2) menganalisis pembebanan pada jalur KA Elevated (3) mngetahui langkah-langkah pemodelan jembatan di CSI Bridge (4) mengetahui desain elemen struktur balok prategang (5) mengetahui tegangan penampang dari analisis CSI Bridge (6) menghitung biaya material bangunan atas. Perencanaan ulang struktur atas jalur kereta api elevated bandara internasional Yogyakarta dapat dilakukan dengan mengacu pada gambar teknik yang ada, data gempa bumi, peraturan menteri No 60. Tahun 2012 tentang peraturan jalur teknis kereta api, “Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Jembatan” SNI 2833-2019 and panduan teknis perencanaan jembatan tahun 2021. Pemodelan jembatan menggunakan CSI Bridge 23 dan analisis data menggunakan Microsoft Excel. Perencanaan struktur atas jalur KA elevated menggunakan gelagar PCI dengan tinggi 2,1 m dan 1,7 m; kehilangan gaya prategang pada PCI Girder 2,1 m adalah 23,29 % dan 1,7 m adalah 22,60%; dan analisis kehilangan gaya prategang menggunakan CSI Bridge pada PCI Girder 2,1 m adalah 23,79 % dan 1,7 m adalah 21,644%; analisa tegangan dari hasil analisis CSI Bridge  H 2,1 m Jarak 17,5 m pada atas gelagar sebesar -2,949 MPa, pada bawah gelagar sebesar -0,796 MPa ; H 1,7 m Jarak 17,5 m pada atas gelagar sebesar -4,448 MPa, pada bawah gelagar sebesar -3,07 MPa; total biaya material adalah Rp2.685.847.214
PERANCANGAN MODIFIKASI STRUKTUR PENAMBAHAN LANTAI PADA GEDUNG I IGD TERPADU RSUD. PROF. DR. SOEKANDAR MOJOSARI M. Ali Mahrus Ghozali; Wahiddin; Bobby Asukmajaya
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6202

Abstract

Perkembangan bidang konstruksi di Indonesia sangat berkembang pesat untuk itu pembangunan rumah sakit harus tersedia. Modifikasi ini dilakukan dengan menambah lantai yang awalnya existing bangunan 4 Lantai + Top Floor menjadi 5 Lantai sehingga dilakukan perancangan untuk mengetahui kelayakan dari bangunan I IGD RSUD. Prof. Dr. Soekandar. Modifikasi gedung adalah mengubah suatu bagian dari struktur awal menjadi hasil modifikasi yang diinginkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam melaksanakan perhitungan analisis struktur yang dilakukan, penulis menggunakan program Software 3D untuk membantu dalam menghitung gaya - gaya yang terjadi di dalam struktur gedung I IGD Dr. Soekandar juga program Software digunakan untuk menghitung gaya yang bekerja pada struktur pelat lantai, balok, kolom. Juga analisis mengenai rasio eksisting kolom struktur gedung dilakukan pada aplikasi Robot Structural Analysis Professional 2023 dengan menganalisis kolom pada eksisting gedung apakah diperlukan perkuatan atau pembesaran pada kolom. Dari hasil perancangan diperoleh: pelat lantai dengan tebal 130 mm menggunkan tulangan utama arah x S10-200 dan arah y S10-200. Balok B1 400/700 mm tulangan tumpuan atas 3 S22 dan bawah 3S22, pada lapangan bawah 3S22 dan atas 3S22. Kolom 500/500 mm tulangan utama 16S22 dan sengkang S13-100 untuk tumpuan dan lapangan. dengan rasio kolom eksisting sebelum dan sesudah penambahan lantai menjadi berubah.