Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Health Reproductive

TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI SEIMBANG PADA ANAK USIA SEKOLAH DI BAPTIST CHILDREN’S MINISTRY MEDAN POLONIA TAHUN 2018 Simatupang, Lenny Lusia
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nutrisi dapat dikatakan sebagai ilmu tentang gizi, makanan bergizi, proses pemasukan dan pengolahan zat makanan oleh tubuh (Supariasa, 2016). Pertumbuhan anak dipengaruhi oleh faktor makan (gizi) dan genetik. Pertumbuhan anak-anak di negara berkembang termasuk Indonesia ternyata selalu tertinggal dibandingkan anak-anak di negara maju. Penyebabnya tak lain adalah pola makanan yang semakin tidak memenuhi syarat gizi dan kesehatan (Susanti et al, 2014). Anak usia sekolah antara usia 6-12 tahun, mengalami periode pertumbuhan fisik yang lambat secara progresif, sedangkan pertumbuhan sosial dan perkembangan mereka mengalami akselerasi serta peningkatan dalam kompleksitas (Kyle et al, 2014). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang nutrisi seimbang pada anak usia sekolah di Baptist Children's Ministry Medan Polonia tahun 2018. Design penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitaf yang artinya dilakukan secara sistematis dan lebih menekankan data faktual pada penyimpulan, dimana data-data diperoleh peneliti secara langsung dari responden dengan menggunakan kuesioner. Partisipan dalam penelitian ini adalah berjumlah 40 orang ibu-ibu. Pengambilan sampel yang dilakukan adalah teknik Total Sampling yaitu keseluruhan populasi digunakan sebagai sampel. Data-data yang terkumpul akan diolah melalui komputerisasi dan dianalisis secara deskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi dan membandingkan dengan teori, hasil penelitian tingkat pengetahuan ibu tentang nutrisi pada anak usia sekolah dengan 40 orang responden yang berpengetahuan baik berjumlah 6 orang (15%), berpengetahuan cukup berjumlah 13 orang (32,5%), berpengetahuan kurang berjumlah 21 orang (52,5%).
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG NUTRISI SEIMBANG PADA ANAK USIA SEKOLAH DI BAPTIST CHILDREN’S MINISTRY MEDAN POLONIA TAHUN 2018 Lenny Lusia Simatupang
Jurnal Reproductive Health Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nutrisi dapat dikatakan sebagai ilmu tentang gizi, makanan bergizi, proses pemasukan dan pengolahan zat makanan oleh tubuh (Supariasa, 2016). Pertumbuhan anak dipengaruhi oleh faktor makan (gizi) dan genetik. Pertumbuhan anak-anak di negara berkembang termasuk Indonesia ternyata selalu tertinggal dibandingkan anak-anak di negara maju. Penyebabnya tak lain adalah pola makanan yang semakin tidak memenuhi syarat gizi dan kesehatan (Susanti et al, 2014). Anak usia sekolah antara usia 6-12 tahun, mengalami periode pertumbuhan fisik yang lambat secara progresif, sedangkan pertumbuhan sosial dan perkembangan mereka mengalami akselerasi serta peningkatan dalam kompleksitas (Kyle et al, 2014). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang nutrisi seimbang pada anak usia sekolah di Baptist Children's Ministry Medan Polonia tahun 2018. Design penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitaf yang artinya dilakukan secara sistematis dan lebih menekankan data faktual pada penyimpulan, dimana data-data diperoleh peneliti secara langsung dari responden dengan menggunakan kuesioner. Partisipan dalam penelitian ini adalah berjumlah 40 orang ibu-ibu. Pengambilan sampel yang dilakukan adalah teknik Total Sampling yaitu keseluruhan populasi digunakan sebagai sampel. Data-data yang terkumpul akan diolah melalui komputerisasi dan dianalisis secara deskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi dan membandingkan dengan teori, hasil penelitian tingkat pengetahuan ibu tentang nutrisi pada anak usia sekolah dengan 40 orang responden yang berpengetahuan baik berjumlah 6 orang (15%), berpengetahuan cukup berjumlah 13 orang (32,5%), berpengetahuan kurang berjumlah 21 orang (52,5%).