Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Regresi Linier Berganda Dalam Mengestimasi Laju Pertumbuhan Penduduk Kecamatan Pematang Bandar Sari, Winda Permata; Irawan, Eka; Damanik, Irfan Sudahri
KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Vol 5, No 1 (2021): Peran Generasi Milenial Bertalenta Digital Pada Era Society 5.0
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/komik.v5i1.3641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan kendala yang membuat petugas kesulitan dalam mengestimasi laju pertumbuhan penduduk disetiap tahunnya dengan memanfaatkan variabel terikat dan variabel bebas. Data yang digunakan pada penelitian ini diperoleh langsung dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Simalungun dalam bentuk softcopy yang berjudul “Kecamatan Pematang Bandar dalam Angka 2015-2019” dengan url http://simalungunkab.bps.go.id dengan data kependudukan kecamatan pematang Bandar dari tahun 2015-2019. Kecamatan pematang Bandar merupakan salah satu dari 32 kecamatan yang ada di Kabupaten Simalungun yang terdiri dari 10 nagori dan 2 kelurahan. Data yang digunakan telah diperoleh kemudian diolah menggunakan datamining estimasi terhadap laju pertumbuhan penduduk di Kecamatan Pematang Bandar, menggunakan metode regresi linier berganda. Dari hasil pengujian yang diperoleh dapat diketahui bahwa perhitungan manual dengan pengujian menggunakan software SPSS memiliki nilai persamaan regresi linier berganda yang sama, yaitu Y= (-129,857) + 1,337 X1 + 0,682 X2 dengan nilai constant (a) adalah -129,857 sedangkan nilai laki-laki [X1] adalah 1,337 dan nilai perempuan [X2] adalah 0,682. Dengan dilakukannya penelitian ini dapat memberikan informasi atau masukkan kepada petugas pencatatan kependudukan dalam mengestimasi laju pertumbuhan penduduk terutama disetiap tahun.
Sosialisasi Bantuan Hukum dan Pelatihan Pembuatan Pledoi Sebagai Pemenuhan Hak Terdakwa di Rumah Tahanan Boyolali Pambudi, Rizal; Sari, Winda Permata; Kurnianingsih, Marisa; Pamuncak, Aristya Windiana; Prakoso, Andria Luhur; Iksan, Muchamad
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 2, No 1 (2021): April
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v2i1.58

Abstract

Pledoi adalah suatu tahap pembelaan yang dilakukan terdakwa untuk dapat melakukan sanggahannya mengenai tuntutan yang dituntutkan oleh penuntut umum. Di dalam undang-undang telah mengatur mengenai pledoi didalam pemeriksaa sidang pengadilan, yakni pada pasal 182 ayat 1 KUHAP. Walaupun tidak secara menyeluruh pembahasannya, namun cukup jelas untuk dapat dimengerti. Pledoi ini dilakukan secara tertulis dan dibacakan di muka persidangan. Tujuan pledoi sendiri adalah untuk meminta putusan bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum. Namun, dalam pakteknya masih dapat ditemui kesalahpahaman dalam melakukan pledoi ini, seperti isi dari pledoi itu sendiri hanya meminta keringanan hukuman saja dan juga masih terdapat pledoi yang dilakukan secara lisan dalam persidangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membantu memberi pemahaman kepada peserta mengenai hak terdakwa dan memberikan pemahaman mengenai pembuatan pledoi. Sosialisai ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi Terdakwa di Rumah Tahanan Kelas IIB Boyolali agar para Terdakwa mengetahui dan sadar betapa pentingnya Pembelaan/Pledoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Bahkan jika Terdakwa tidak didampingi oleh penasehat hukum pun mereka mampu memperjuangkan haknya untuk melakukan Pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum.  Pemenuhan hak Terdakwa akan memberikan rasa keadilan dalam persidangan.AbstrackPlea is a stage of defense conducted by a defendant in order to be able to argue against the rebuttal by the public prosecutor. The law regulates plea in court, namely in article 182 paragraph 1 of the Criminal Procedure Code. Although not thoroughly discussed, it is clear enough to be understood. The plea was done in written and read out on the court. The purpose of the plea itself is to ask for an acquittal or release from all lawsuits. However, in practice there can still be misunderstandings in carrying out this plea, such as the contents of the plea itself only demanding for leniency and also there are plea that still carried out orally in the trial.Key Word : Law, Plea, Devendant
Pengaruh Breast Care Dan Pumping Elektrik Terhadap Produksi Air Susu Ibu (ASI) Pada Pasien Post Sectio Caesarea Di RSIA Murni Teguh Rosiva Medan Sari, Winda Permata; Simatupang, Lenny Lusia
Indonesian Trust Nursing Journal Vol 3 No 1 (2025): Indonesian Trust Nursing Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/itnj.v3i1.342

Abstract

Sectio Caesarea can affect breast milk production after delivery. Breast care techniquesand electric pumping are thought to increase the production of post-sectio caesareanmothers. The objective of this study is to determine the effect of breast care and electricpumping on the production of breast milk in Post Sectio Caesarean patients. This study isa quasi-experimental study using a one group pretest and posttest design. The study wasconducted at the Murni Teguh Rosiva Mother and Child Hospital. The population was 33people and all of them were used as samples. Sampling by accidental sampling. Data wereanalyzed using the paired sample t-test. This study shows that breast milk production inpost-SC patients before being given breast care and electric pumping treatment (pretest)was entirely <100 ml/day (100.0%). After being given breast care and electric pumpingtreatment (posttest), it increased to 101-300 ml/day (69.7%). There is an effect of breastcare and electric pumping on breast milk production in post-SC mothers at RSIA MurniTeguh Rosiva, obtained p-value = 0.000 < 0.05 and t value = -14.527. It is concluded thatBreast care and electric pumping are effective for increasing breast milk production for post-sectio caesarean mothers. It is recommended further researchers are to conduct researchon increasing breast milk production with lactation massage, consumption of katuk leaves,and others.
Implementation Of Progressive Muscle Relaxation Therapy To Lower Blood Pressure In Hypertension Patients At The Muara Bangkahulu Community Health Center, Bengkulu City In 2025 Sari, Winda Permata; Hidayat, YanceHidayat; Aprianti, Delta
Jurnal Pakar Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): December
Publisher : Utami Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jpk.v1i2.951

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease often called a silent killer because it can cause serious complications and even sudden death. According to WHO data from 2022, there are 1.28 billion adults with hypertension, and this number is predicted to increase to 1.5 billion by 2025. This study aims to determine the implementation of progressive muscle relaxation therapy to reduce blood pressure in hypertensive patients. The method used is a descriptive case study on a 47-year-old female patient with stage 1 hypertension. The intervention was given for six consecutive days, with a duration of 15 minutes per session. The results showed a decrease in average systolic blood pressure of 7.1 mmHg and diastolic blood pressure of 3.6 mmHg, as well as a decrease in headache complaints from a scale of 4 to 2. Conclusion: progressive muscle relaxation therapy is effective in helping to reduce blood pressure in hypertensive patients, so it can be an alternative non-pharmacological intervention in health services.