Rendra Fahrurrozie
STAI Sirojul Falah Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A MULTISECTORAL STRATEGY TO OVERCOME POVERTY AND STUNTING THROUGH SOCIAL AND ECONOMIC EMPOWERMENT IN BABAKAN MADANG VILLAGE BOGOR WEST JAVA Rendra Fahrurrozie; Kholid Koyubi; Widya Aristiana; Taufiq Kamal; Nurhayati
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effectiveness of social and economic programmes in reducing poverty and stunting through a qualitative approach with flow chart analysis. The study was conducted in two posyandu where intervention programmes were implemented, including nutrition counselling, vitamin A distribution, and economic empowerment programmes based on local food production. The results showed a decrease in the prevalence of stunting and an increase in community awareness of the importance of a healthy diet and community-based economic strengthening. The main factors supporting the success of this programme include active community participation, support from village officials, and optimisation of local resources. However, some constraints remain, particularly in terms of information dissemination and limited access to additional resources. The implications of these findings confirm that a community-based approach that integrates social, economic and health aspects is highly effective in improving community welfare. Recommendations include strengthening institutional capacity, utilising technology in health education, and diversifying local food-based economic empowerment strategies. In addition, further research is needed to evaluate the long-term impact and potential replication of the programme in various regions with different socio-economic characteristics. The results of this study are expected to serve as a foundation for policy development based on openness and sustainability in an effort to accelerate poverty and stunting reduction.
DINAMIKA EUFORIA K-POP DALAM PERILAKU REMAJA: Perspektif Pendidikan Karakter dalam Islam Faiza Aghnaita Zahra; Rendra Fahrurrozie; Dede Shandra; Wita Dahliyani
Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2024): Edusifa:  Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/edusifa.v8i1.261

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh fenomena budaya K-pop terhadap perilaku remaja Muslim di Indonesia dalam perspektif pendidikan karakter Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dinamika euforia K-pop, mengidentifikasi dampaknya terhadap perkembangan moral dan spiritual remaja, serta menawarkan strategi pendidikan yang relevan untuk mengantisipasi dampak negatif tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka terhadap buku Pernah Tenggelam karya Fuadh Naim (2019) dan wawancara mendalam dengan dua pendidik di Sekolah Tahfizh Plus TMA Khoiru Ummah Bogor. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengungkap pola perilaku, pembentukan identitas, dan ketahanan nilai keagamaan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan berlebihan terhadap K-pop memicu perilaku seperti pengidolaan yang tidak rasional, konsumerisme, kelalaian terhadap kewajiban agama, dan pergeseran identitas budaya. Tiga bentuk penyimpangan utama yang teridentifikasi adalah normalisasi pergaulan bebas, kampanye terselubung LGBT, serta pengultusan terhadap idol yang dapat mengarah pada penyimpangan akidah. Namun demikian, pendidikan karakter Islam mampu memberikan solusi transformatif melalui refleksi diri, penyucian jiwa, dan kesadaran media yang kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam melalui penguatan aspek intelektual, moral, dan spiritual sangat penting dalam membentuk identitas remaja Muslim di tengah gempuran budaya populer global.