p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Geoparks
Alio Jasipto
[SINTA ID : 6784110], Program Studi Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Sumatera

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis balik kelongsoran lereng lowwall dan pengaplikasiannya pada tambang pit utara di PT Banyan Koalindo Lestari Aldito Suranta Tambunan; Alio Jasipto; Hafid Zul Hakim; Deni Mildan
Jurnal Geoparks Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Geoparks Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v1i01.17606

Abstract

PT Banyan Koalindo Lestari merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara di Indonesia dan memiliki luas Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 10.980 ha. Pada April 2024, terjadi longsoran di pit utara sisi lowwall PT BKL. Penyebab kelongsoran belum diketahui sehingga diperlukan analisis balik untuk mencari penyebab kelongsoran, belum pernah dilakukanya analisis balik oleh perusahaan. Ada beberapa hal yang diduga menjadi parameter yaitu material properties, pengaruh air, kegempaan, dan beban alat. Analisis balik dilakukan pada material properties didapatkan pada nilai kohesi batuan sandstone dan claystone adalah 0.057 dan 0.030 dan sudut geser dalamnya 24.530 serta 15.300, didapatkan penurunan strength reduction factor sebesar 46.5%. Pada pengaruh air didapatkan penurunan yang cukup signifkan adalah 49.5%. Kegempaan dan beban alat memiliki dampak yang tidak terlalu signifikan dapat dilihat dari penurunan kedua parameter, nilai penurunan kedua parameter adalah 10.53% dan 16.3%. dari hasil yang telah diperoleh dapat dikatakan bahwa penyebab kelongsoran adalah material properties dan pengaruh air. Diketahui penyebab kelongsorannya dan dilakukan pemodelan diperoleh strength reduction factor sebesar 0.86, Kesesuaiann antara total displacement dan pergerakan lereng aktual mendapatkan hasil 0.7 cm dengan 2.4 cm . Kedua hasil ini dikatakan tidak terlalu jauh sehingga masih bisa merepresentasikan keadaan lapangan pada model yang dibuat pada software analisis berbasis FEM.
Kajian teknis biaya peledakan terhadap target fragmentasi pada proses pembongkaran batu kapur di PT Semen Padang Azka Noval; Alio Jasipto; Naufa Permanda
Jurnal Geoparks Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Geoparks Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v1i01.17605

Abstract

PT Semen Padang merupakan perusahaan semen yang menjalankan kegiatan penambangan batu kapur dengan metode peledakan, di mana dalam praktik operasionalnya kerap ditemukan permasalahan berupa ketidaktercapaian target volume batuan terbongkar serta fragmentasi yang tidak memenuhi spesifikasi produksi. Penelitian ini bertujuan merancang ulang geometri peledakan yang lebih efektif untuk mencapai target pembongkaran sebesar 9.400 bcm per siklus serta menghasilkan fragmentasi dengan persentase lolos ukuran 80 cm lebih dari 80%. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan penerapan teori desain geometri peledakan R.L. Ash (1963), C.J. Konya (1990), Air Decking Method  (2023), dan Modified Available Energy (2020), serta evaluasi fragmentasi menggunakan metode Kuznetsov-Ramler (Kuz-Ram). Tahapan penelitian meliputi studi literatur, pengumpulan data lapangan dan data pendukung, pengolahan geometri peledakan rencana, analisis volume hasil peledakan, perhitungan kebutuhan bahan peledak, dan estimasi biaya pengeboran serta peledakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing metode menghasilkan variasi geometri, powder factor, serta kualitas fragmentasi yang berbeda, sehingga memungkinkan identifikasi rancangan yang paling efisien dan sesuai dengan kondisi litologi setempat. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya desain geometri peledakan yang tepat sebagai upaya meningkatkan efektivitas pembongkaran batu kapur, mengoptimalkan biaya operasional, dan mendukung pencapaian target produksi di PT Semen Padang.