Alqi Fahri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SISTEM PENDINGIN RADIATOR MENGGUNAKAN 3 JENIS AIR COOLANT YANG BERBEDA PADA MESIN TOYOTA: Alqi Fahri; Kamarullah; muhammad yusuf; Andi Mulkan; Misswar Abd
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pendingin berfungsi untuk menjaga temperatur kerja dari kendaraan bermotor, agar temperaturnya tidak melebihi ambang batasnya (over heating) Air yang digunakan adalah Air Biasa, Velux Radiator Coolant dan Toyota Long Life Coolant. Pengujian dilakukan pada jarak 10 sampai 50 KM. Dari hasil penelitian di peroleh, tingkat tertinggi setelah diambil rata-rata dari setiap putaran mesin adalah terletak pada penggunaan air biasa, dimana air biasa memiliki rata-rata temperatur di arah in radiator sebesar 97,3 dan di arah out sebesar 78,9 . Coolant dengan merek Velux Radiator Coolant, yaitu memiliki temperatur di arah in radiator rata-rata sebesar 95,6 dan di arah out sebesar 80 . Diikuti dengan coolant merek toyota long life coolant, dimana memiliki temperatur rata-rata pada arah in sebesar 92,5 dan dari arah out sebesar 77,5 Dimana kapasitas aliran air dan udara pada mesin toyota avanza adalah sebesar 0,8337 kg/det dan sebesar 0,0055 kg/det. Dan kapasitas laju perpindahan panas air dan udara pada radiator adalah sebesar 50,09 J/det dan sebesar 49,92 J/det. Kemudian kapasitas aliran air dan udara pada mesin toyota avanza adalah sebesar 0,0007 kg/det dan sebesar 0,0052 kg/det. Dan kapasitas laju perpindahan panas air dan udara pada radiator adalah sebesar 51,706 J/det dan sebesar 52,73 J/det. Jadi kapasitas aliran air dan udara pada mesin toyota avanza adalah sebesar 0,0007 kg/det dan sebesar 0,0051 kg/det. Dan kapasitas laju perpindahan panas air dan udara pada radiator adalah sebesar 52,48 J/det dan sebesar 53,29 J/det.