Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Optimalisasi Hasil Produksi Briket Cangkang Kelapa Dengan Memanfaatkan Teknologi Tepat Guna Berbahan Bakar Minyak Solar Teuku Zulfadli; Muhammad Kafrawi; Misswar Abd
Infotekmesin Vol 13 No 2 (2022): Infotekmesin: Juli, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i2.1550

Abstract

Many methods can be used by the community to burn coconut shells into charcoal, one of which is by utilizing appropriate technology fueled by diesel oil, namely shell powder processing machines. The production of briquettes from coconut shells is still limited and has not developed rapidly because the process of shelling coconut shells is still simple thus it takes three to five days. The use of adhesive amounts is not optimal. This is done to fulfill the community's desire; therefore, coconut shell waste can be managed as raw material for making briquettes to become a source of community income. The purpose of this research is to optimize the production of coconut shell briquettes by utilizing appropriate technology fueled by diesel oil. The method used is by conducting a trial process of starch adhesive treatment, namely 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 6.25%, and 7% with the amount of water 900 ml at a temperature of 70 0C to form gelatinization. As a result, it was found that the best starch adhesive treatment is in the 6.25% test with the ratio of the starch adhesive mixture, shell powder, and water being 0.25: 4: 0.9. It indicates that the resulting briquette shape is more efficient, has high density and small briquette pores.
ANALISA KINERJA MOTOR LISTRIK TIGA PHASE SEBAGAI PENGGERAK POMPA SENTRIFUGAL PADA PDAM TIRTA MOUNTALA ACEH BESAR Fahmi, Ilham; Misswar Abd; Teuku Zulfadli; Kamarullah; muhammad yusuf
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan air minum PDAM Tirta Mountala Aceh Besar memiliki sejumlah unit motor listrik sebagai penggerak, yang terdapat dibagian pendistribusian dan terkoneksi langsung dengan pompa sentrifugal untuk mendisrtibusikan kebutuhan air bersih kepada masyarakat. Namun dalam pelayanannya sistem pendistribusian air bersih sering kali mengalami kegangguan, baik dari sisi motor listrik maupun dari sisi pompa. Kegangguan dari sisi motor listrik umumnya sering terjadi hilangnya arus dan tegangan listrik. Jika motor listrik gagal bekerja, akibatnya pompa pun gagal dalam menyalurkan air bersih kepada masyarakat. Hal ini tidak boleh terjadi, agar tidak terjadi kegagalan pendistribusian air bersih pada PDAM Tirta Mountala Aceh Besar. Oleh karena itu diperlukan suatu usaha untuk menjaga perfomance motor listrik yang baik dan optimal Sehingga perlu dilakukan studi maintence secara rutin. Untuk itu, penulis mencoba untuk mengevaluasi motor listrik terhadap kinerja pompa . Dalam penelitian ini metode yang digunakan dengan menghitung daya aktif dan efisiensi motor listrik. Dimana hasil analisa perhitungan daya aktif motor listrik tiga phase sebesar 39.968,5 kW, Daya hidrolis pompa sebesar 23.520,0 kW, untuk efesiensi pompa sebesar 55%, sedangkan untuk rugi-rugi daya motor listrik sebesar -2.795,1 kW.
ANALISIS KINERJA SISTEM PENDINGIN RADIATOR MENGGUNAKAN 3 JENIS AIR COOLANT YANG BERBEDA PADA MESIN TOYOTA: Alqi Fahri; Kamarullah; muhammad yusuf; Andi Mulkan; Misswar Abd
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pendingin berfungsi untuk menjaga temperatur kerja dari kendaraan bermotor, agar temperaturnya tidak melebihi ambang batasnya (over heating) Air yang digunakan adalah Air Biasa, Velux Radiator Coolant dan Toyota Long Life Coolant. Pengujian dilakukan pada jarak 10 sampai 50 KM. Dari hasil penelitian di peroleh, tingkat tertinggi setelah diambil rata-rata dari setiap putaran mesin adalah terletak pada penggunaan air biasa, dimana air biasa memiliki rata-rata temperatur di arah in radiator sebesar 97,3 dan di arah out sebesar 78,9 . Coolant dengan merek Velux Radiator Coolant, yaitu memiliki temperatur di arah in radiator rata-rata sebesar 95,6 dan di arah out sebesar 80 . Diikuti dengan coolant merek toyota long life coolant, dimana memiliki temperatur rata-rata pada arah in sebesar 92,5 dan dari arah out sebesar 77,5 Dimana kapasitas aliran air dan udara pada mesin toyota avanza adalah sebesar 0,8337 kg/det dan sebesar 0,0055 kg/det. Dan kapasitas laju perpindahan panas air dan udara pada radiator adalah sebesar 50,09 J/det dan sebesar 49,92 J/det. Kemudian kapasitas aliran air dan udara pada mesin toyota avanza adalah sebesar 0,0007 kg/det dan sebesar 0,0052 kg/det. Dan kapasitas laju perpindahan panas air dan udara pada radiator adalah sebesar 51,706 J/det dan sebesar 52,73 J/det. Jadi kapasitas aliran air dan udara pada mesin toyota avanza adalah sebesar 0,0007 kg/det dan sebesar 0,0051 kg/det. Dan kapasitas laju perpindahan panas air dan udara pada radiator adalah sebesar 52,48 J/det dan sebesar 53,29 J/det.
KAJIAN SISTIM PENGKONDISIAN UDARA PADA GEDUNG INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (ICT) CENTER TAIWAN DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA zikri, zikri; Misswar Abd; Teuku Zulfadli; Kamarullah
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Information and Communication Technology (ICT) Center Taiwan Universitas Syiah Kuala salah satu fasilitas yang ada di Universitas Syiah Kuala untuk memberikan pelayanan Teknologi Informasi kepada mahasiswa, dosen dan masyarakat umum. Gedung ini terletak dalam komplek kampus Universitas Syiah Kuala. Untuk memberikan kenyamanaan pada penghuni gedung perlu analisis dan rancang sistem pengkondisian udara yang baik untuk dapat memberikan kondisi udara yang sesuai dengan kebutuhan serta untuk membuat penghuni gedung nyaman saat beraktifitas di dalam gedung ICT tersebut. Beban pendingin adalah beban yang harus diatasi oleh mesin pendingin untuk memperoleh dan mempertahankan kondisi perancanaan yang dikehendaki. Perhitungan beban pendingin dasarnya bertujuan untuk menetapkan besarnya kapasitas peralatan yang akan dipasang,dengan beban pendingin keseluruhan dari gedung ICT Center Taiwan-Unsyiah 1.842.089,48 kkal/jam dengan Ton refrigerant 609 Ton, maka di peralatan pengkondisian udara yang dipilih adalah Variable Refrigerant Volume (VRV) yang artinya sistem kerja refrigerant yang berubah-ubah. VRV system adalah sebuah teknologi yang sudah dilengkapi dengan CPU (Control Program Unit) dan kompresor inverter serta efisien dalam penggunaan energi.
Perancangan dan Pengujian Prototipe Ekstruder Plastik Skala Kecil untuk Daur Ulang Limbah HDPE ferri festika; Misswar Abd; Yudi Dopi Simanjuntak; Rian Satrizan4
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan limbah plastik yang terus meningkat menuntut solusi lokal berbasis teknologi sederhana dan edukatif. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji prototipe mesin ekstruder plastik skala kecil yang mampu mengolah limbah plastik jenis HDPE (High-Density Polyethylene) menjadi filamen daur ulang. Metode penelitian mencakup studi literatur, perancangan mekanik berbasis open-source, perakitan komponen lokal, dan pengujian fungsional dengan observasi kualitatif. Hasil menunjukkan prototipe berhasil mengekstrusi limbah HDPE menjadi filamen berdiameter ~2 mm meskipun tanpa sistem kontrol suhu otomatis. Degradasi termal terjadi akibat fluktuasi suhu, tetapi melalui penyesuaian manual kecepatan motor dan durasi pemanasan, konsistensi filamen dapat dicapai. Prototipe ini terbukti layak sebagai media pembelajaran di laboratorium serta solusi awal pengelolaan limbah plastik skala mikro.
ANALISA KEAUSAN TEPI PADA PAHAT REKONDISI DAN TANPA REKONDISI PADA PROSES GURDING BAJA KARBON SEDANG S45C misswar Abd; kamarullah; Andi Mulkan; ferri festika
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keausan merupakan faktor yang menentukan umur pahat, maka pertumbuhannya perlu ditinjau dengann memperhatikan faktor utama atau faktor dominan dari mekanisme keausan pahat. Agar mata pahat dapat digunakan dalam waktu yang lebih lama, mata pahat ahrus digunakan sebaik mungkin dan dilakukan pengasahan dan perbaikan (Rekondisi) bila terjadi keausan. Tujuan dalam peneliti ini adal untuk mengetahui keausan tepi (VB) pahat dengan memvariasikan diameter pahat (d) dan putaran spindle (n) yang dilakukan pada material benda kerja S45C, kedalaman 7mm dengan menggunakan pendinggin dan tanpa pendingin pada mata pahat HSS ( High Speed Steel) yang baru dan yang telah mengalami pengasahan. Dari hasil pengukuran keausan tepi (VB) pahat untuk tiap-tiap perlakuan ukuran dan putaran spindle pahat, pada fase tanpa pendinginan keausan terbesar terjadi pada pahat yang mengalami pengasahan dan keausan tepi (VB) terkecil terjadi pada pahat yang belum mengalami pengasahan (pahat baru). Sedangkan untuk fase menggunakan pendingin keausan tepi (VB) pahat terkecil terjadi sebelum pahat pengasahan (pahat baru) dan keausan tepi (VB) terbesar terjadi setelah mengalami pengasahan pahat.
PENGEMBANGAN JURNAL PERAWATAN HARIAN DAN PERBAIKAN POMPA WALRUS TPH 2T 3K PADA MESIN CNC SMK STMI BANDA ACEH BERDASARKAN STANDAR KOMPETENSI NASIONAL ferri festika; Budi Perdana Putra; Afdhalul Rajai; Misswar Abd
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Krisbow VDL-1000 CNC machine at SMK STMI Banda Aceh experienced a cooling system failure due to coolant leakage from the Walrus TPH 2T 3K multistage centrifugal pump. The leakage occurred at the flange connection between the motor and pump body, causing pressure drop and coolant flow stoppage. This study aims to document the repair procedure and develop a daily maintenance log template based on SKKNI, specifically units IMG.PM02.008.01 (Performing Machine Repair) and IMG.PM02.007.01 (Planning Machine Maintenance). The methodology includes field observation, technical manual analysis of Walrus pumps, and implementation of repair procedures using non-asbestos gasket replacement. Results show that adding a 1.5 mm non-asbestos gasket completely stopped the leakage. The developed journal template includes daily checklist, repair actions, result verification, and K3LL documentation, making it suitable for operational guidance in vocational schools and industry, as well as evidence of student and teacher competency.
Rancang Bangun Kompor Oli Bekas Sederhana dengan Blower Kompresor 2 Piston: Uji Coba Pembakaran 50 mL dalam 1 Menit ferri festika; Misswar Abd; kamarullah; mustaqim; Riyan Satrizan; Arif Ramadhan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study developed a simple waste oil stove equipped with a two piston compressor-based blower system without air pressure regulation. The oil was manually poured without an inlet pipe using a fixed volume of 50 mL. Compressed air was delivered through a flexible hose, partially blocked at the outlet with cloth to direct airflow toward the base of the combustion chamber. Observations showed that the initial flame was large and unstable, accompanied by sparks, but gradually diminished and transitioned into a stable blue flame as the fuel neared depletion. The entire 50 mL of oil was completely combusted within exactly 60 seconds with no liquid residue. This design offers a practical solution for rapid heating at micro scale applications, particularly in direct and economical utilization of waste-derived energy.