Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PEMBELAJARAN SENI MUSIK DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Alpita Noviyanti; Nabila Wanda Yusela; Nabila Zahratun Nisa; Rufaidah Muti’ah; Sabrina Jelita; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58767

Abstract

Pembelajaran seni musik di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan kognitif dan pembentukan karakter siswa. Namun, dalam praktiknya pembelajaran seni musik masih sering dipandang sebagai mata pelajaran pelengkap sehingga pemanfaatannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran seni musik dalam meningkatkan perkembangan kognitif dan karakter siswa sekolah dasar serta mengkaji keterkaitan kedua aspek tersebut dalam proses pembelajaran yang terpadu. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengumpulkan artikel melalui database Google Scholar dan Crossref menggunakan bantuan aplikasi Publish or Perish (PoP). Proses seleksi dilakukan melalui tahap identifikasi, screening, dan evaluasi teks lengkap sehingga diperoleh sembilan artikel yang sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni musik mampu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah siswa. Selain itu, pembelajaran seni musik juga berperan dalam membentuk karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerjasama, toleransi, percaya diri, dan kemampuan mengelola emosi. Oleh karena itu, pembelajaran seni musik perlu dioptimalkan melalui strategi yang inovatif dan kontekstual agar mampu mendukung perkembangan siswa secara holistik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Pengaruh model Discovery Learning berbantuan Diorama Card dengan pendekatan TaRL terhadap pemahaman sains siswa sekolah dasar: The influence of the Discovery Learning model assisted by Diorama Cards with the TaRL approach on elementary school students' understanding of science Salsa Rutanti; Rufaidah Muti’ah; Syifa Rizky Auliya; Sri Mega Lestari; Alya Zahra; Dina Kristin Harefa; Afrida Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9555

Abstract

Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan aktivitas eksplorasi serta media pembelajaran yang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Discovery Learning berbantuan media Diorama Card dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) terhadap pemahaman sains siswa sekolah dasar, khususnya pada materi metamorfosis hewan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design yang dilaksanakan pada siswa kelas III SD Negeri Purwakarta dengan jumlah subjek 23 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar yang terdiri dari 5 soal pretest dan 5 soal posttest. Peningkatan pemahaman siswa dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata uji-t berpasangan (paired sample t-test) yang diperoleh adalah 0.323, yang termasuk kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan Discovery Learning berbantuan Diorama Card dengan pendekatan TaRL memberikan pengaruh positif dan efektif secara moderat dalam meningkatkan pemahaman sains siswa. Meskipun terdapat variasi peningkatan antar siswa, pembelajaran yang diterapkan terbukti mampu membantu siswa memahami konsep metamorfosis hewan melalui proses penemuan, visualisasi konkret, serta pengelompokan sesuai tingkat kemampuan. Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPA di sekolah dasar untuk meningkatkan pemahaman konsep secara lebih bermakna.