Untung Joko Basuki
Universitas AKPRIND

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Pendidikan Agama Islam untuk Memperkuat Karakter Religius Peserta Didik Untung Joko Basuki; Arini Zulfaida; Muhammad Iqbal; Nur Zaidi Salim; Muhammad Yusuf
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) serta kontribusinya terhadap penguatan karakter religius peserta didik di SD Jarakan, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Informan penelitian terdiri atas satu kepala sekolah, dua guru Pendidikan Agama Islam, dan tujuh peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam dalam PAI telah terintegrasi dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar yang partisipatif, serta budaya religius sekolah. Pembelajaran yang kontekstual, reflektif, dan bermakna mendorong peserta didik untuk tidak hanya memahami nilai-nilai agama secara kognitif, tetapi juga menginternalisasikannya dalam perilaku sehari-hari. Penguatan karakter religius tercermin melalui meningkatnya kebiasaan beribadah, sikap jujur, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap guru dan teman. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran mendalam dalam Pendidikan Agama Islam berkontribusi terhadap pembentukan karakter religius peserta didik secara lebih holistik.