Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS RDF (REFUSED DERIVED FUEL) DI TEMPAT PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU BANTAR GEBANG DKI JAKARTA Amri Restu Rianto; Nurliah Nurdin; Zubakhrum Tjenreng
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 7 (2026): 2026 Juli
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i7.1093

Abstract

Peningkatan volume sampah di DKI Jakarta memberikan tekanan besar terhadap TPST Bantargebang. Sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada landfill, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan pengelolaan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan RDF di TPST Bantargebang serta merumuskan strategi pengelolaan yang lebih ideal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori evaluasi kebijakan William N. Dunn dan manajemen strategi Fred R. David. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kebijakan RDF belum optimal. Kontribusi RDF terhadap pengurangan timbulan sampah masih terbatas, sementara biaya operasional relatif tinggi akibat tingginya kadar air sampah. Selain itu, implementasi RDF masih terkendala rendahnya pemilahan sampah dari sumber, keterbatasan kapasitas teknologi, dan minimnya partisipasi masyarakat. Analisis strategi menunjukkan bahwa permasalahan utama terletak pada lemahnya integrasi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa RDF merupakan kebijakan yang tepat secara konseptual, namun memerlukan penguatan pemilahan sampah, peningkatan kapasitas teknologi, dan kolaborasi multipihak untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.