Masodi Masodi
Universitas PGRI Sumenep, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Instalasi Tenda Dome dan Manajemen Sanitasi Perkemahan Berbasis Analisis Variabel Topografi Kawasan di Area Bumi Perkemahan Bedengan untuk Mahasiswa PJKR Dyas Andry Prasetyo; Feri Weldani; Masodi Masodi; Mohammad Hasan Basri
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v4i1.675

Abstract

Di era modern yang menuntut kemandirian aktivitas luar ruang, keterampilan teknis dalam instalasi hunian sementara dan manajemen sanitasi menjadi kompetensi krusial bagi praktisi olahraga rekreasi yang sering kali terabaikan oleh ketergantungan pada fasilitas instan. Masalah riil yang dihadapi mahasiswa PJKR sebagai mitra adalah rendahnya literasi topografi yang menyebabkan kesalahan fatal dalam pemilihan titik tenda dan pengabaian prosedur sanitasi, di mana 90% peserta sebelumnya hanya menganggap perkemahan sebagai rekreasi tanpa pemahaman risiko lingkungan. Pengabdian ini penting dilakukan untuk mentransformasi aspek kognitif dan motorik mitra melalui pendekatan saintifik yang lebih rigid dibanding pelatihan konvensional. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan akurasi instalasi tenda dome dan efektivitas manajemen sanitasi berbasis analisis variabel topografi kawasan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi hilirisasi riset, pelatihan teknis plotting koordinat, serta pendampingan praktik lapangan yang melibatkan lebih dari 100 mahasiswa PJKR dengan instrumen evaluasi berupa Integrated Logbook. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam mengoreksi deviasi lokasi tenda hingga toleransi ±3 meter dan kepatuhan total terhadap protokol sanitasi meskipun terdapat hambatan berupa kendala anggaran tak terduga dan area blank spot. Kesimpulan program ini menunjukkan keberlanjutan melalui standarisasi logbook sebagai SOP wajib dan pendaftaran HAKI untuk melindungi orisinalitas prosedur lapangan.
Intelligent Instructional Navigation: Development of a Wearable Sensor-Based Adaptive Learning Model to Improve Self-Efficacy and Aquatic Skills Feri Weldani; Masodi Masodi
Assyfa Learning Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Assyfa Learning Journal
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/alj.v4i1.700

Abstract

The digital transformation in higher education necessitates a shift from subjective, manual pedagogical evaluations toward objective, data-driven strategies, particularly in complex physical domains like aquatic skills. This study aims to develop and analyze an intelligent instructional navigation model using wearable sensor-based artificial intelligence (AI) to provide real-time biometric feedback and accelerate swimming competencies and student self-efficacy. Employing a quasi-experimental design, the research integrated smartwatches and AI algorithms to monitor biometric metrics and intensity zones (Z1–Z5), providing immediate haptic scaffolding during learning sessions. The results indicate that the AI-driven model significantly enhances evaluation objectivity and motor adaptation speed compared to conventional methods, with the experimental group achieving substantially higher psychomotor scores (8.8 vs. 7.1; p < 0.01). Notably, the findings reveal that training duration without precise intensity zone management does not significantly improve performance, highlighting biometric-based scaffolding as the critical variable for instructional success. This study concludes that transforming instructional frameworks through AI-driven navigation acts as a vital catalyst for achieving Sustainable Development Goals (SDGs), specifically Quality Education and Good Health, by ensuring a measurable, safe, and adaptive learning ecosystem. This model offers a scalable pedagogical framework for modernizing sports education through the scholarship of teaching and learning (SoTL).