Wahyu Ramdhani
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resiliensi Digital Anak Sekolah Dasar dalam Menghadapi Risiko Eksploitasi Daring: Analisis Peran Keluarga, Sekolah, dan Tata Kelola Perlindungan Anak Berbasis SDGs 16.2 Wahyu Ramdhani; Eko Handoyo; Edi Waluyo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi digital anak sekolah dasar dalam menghadapi risiko eksploitasi daring dengan menelaah peran keluarga, sekolah, dan tata kelola perlindungan anak berbasis SDGs 16.2. Perkembangan teknologi digital telah membuka ruang baru bagi anak untuk belajar, berkomunikasi, dan berpartisipasi, tetapi juga menghadirkan risiko seperti kontak dengan orang asing, manipulasi emosional, penyalahgunaan data pribadi, paparan konten berbahaya, perundungan siber, dan eksploitasi berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data diperoleh dari artikel ilmiah, laporan lembaga internasional, dokumen kebijakan, dan regulasi nasional yang relevan dengan perlindungan anak di ruang digital. Analisis dilakukan secara tematik dengan menelaah lima tema utama, yaitu risiko eksploitasi daring, resiliensi digital anak, digital parenting, pendidikan keamanan digital di sekolah, dan tata kelola perlindungan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa resiliensi digital tidak dapat dipahami hanya sebagai kemampuan individu anak dalam menggunakan teknologi, tetapi sebagai kapasitas yang dibentuk melalui dukungan keluarga, sekolah, kebijakan negara, dan desain platform digital yang aman. Keluarga berperan melalui pendampingan dan komunikasi terbuka, sedangkan sekolah berperan melalui pendidikan keamanan digital dan mekanisme pelaporan. Tata kelola perlindungan anak diperlukan untuk memperkuat regulasi, pengawasan platform, layanan pelaporan, dan prinsip child safety by design. Penelitian ini menegaskan bahwa resiliensi digital merupakan strategi preventif dalam mendukung pencapaian SDGs 16.2, khususnya penghapusan kekerasan, eksploitasi, dan perlakuan salah terhadap anak di era digital.
Designing the ECO-ITERATE Framework for Local Socio-Ecological Problem-Based Natural and Social Sciences Learning: A Systematic Integrative Review Wahyu Ramdhani; Wasino Wasino; Muzakki Basori
Proceedings of International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 12 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elementary Natural and Social Sciences learning requires a pedagogical design that connects scientific concepts, social practices, local environmental conditions, evidence, and responsible action. Previous studies commonly examine scientific literacy, environmental literacy, local wisdom, problem-based learning, and socio-scientific issues as separate strands. This study integrates those strands and designs the ECO-ITERATE framework for elementary learning. A focused systematic integrative review was conducted on 13 peer-reviewed studies published from 2020 to June 2026, supported by the Indonesian IPAS curriculum, the PISA 2025 assessment framework, and PRISMA 2020 reporting principles. Sources were selected through relevance, methodological clarity, outcome relevance, and bibliographic verification criteria, then coded by educational level, local issue, learning approach, inquiry activity, literacy outcome, and evidence directness. The synthesis produced five design principles: local-problem anchoring; integration of scientific, social, environmental, data, and civic literacy; scaffolded evidence-based inquiry; evaluation linked with reflection and collective action; and iterative transfer and redesign. These principles were organized into ten stages: Engage, Connect, Observe, Investigate, Transform, Evaluate, Reflect, Act, Transfer, and Extend. ECO-ITERATE is proposed as a conceptually grounded, classroom-oriented framework that still requires expert validation, practicality testing, limited classroom trials, and comparative effectiveness research