Cut Dara Nabila
Universitas Malikussaleh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN SEMIOTIKA TERHADAP KONSTRUKSI MAKNA EMOSI DALAM LAGU “SELALU ADA DI NADIMU” PADA FILM JUMBO (2025) Cut Dara Nabila; Anismar Anismar; Muhammad Fazil; Ainol Mardhiah; Asmaul Husna
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.8362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi makna emosional dalam lagu “Selalu Ada di Nadimu” yang menjadi bagian dari film Jumbo (2025). Lagu tersebut memiliki peran penting dalam membangun kedalaman emosional sebuah narasi film serta menciptakan keterikatan antara film dan penonton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang memiliki tiga tahapan pemaknaan yaitu denotasi, konotasi dan mitos. Selain itu, penelitian ini juga didukung oleh teori emosi Robert Plutchik untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan indikator emosi yang muncul. Objek penelitian difokuskan pada lirik lagu “Selalu Ada di Nadimu” yang dianalisis sebagai sistem tanda dalam konteks visual dan naratif film Jumbo (2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, lirik lagu menunjukkan pesan dukungan, doa, dan kehadiran emosional dalam menghadapi kerasnya kehidupan. Pada tingkat konotasi, lagu ini mengonstruksi makna emosional berupa ketulusan cinta, keikhlasan, harapan, serta keteguhan dalam menghadapi kehilangan dan kesedihan. Sementara itu pada tingkat mitos, lagu ini membentuk ideologi budaya tentang figur orang tua dan kasih tanpa syarat yang diberikan kepada anak mereka. Berdasarkan teori Plutchik, lagu ini memunculkan kombinasi emosi dasar seperti kesedihan, kepercayaan, kebahagiaan dan harapan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lagu “Selalu Ada di Nadimu” berfungsi sebagai sarana komunikasi yang efektif dalam membangun emosional yang mendalam pada penonton.