Mohammad Erlangga
Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Deep Learning Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pai Dan Budi Pekerti Fitroh Rahmat Setiawan; Endhang Suhilmiati; Mohammad Erlangga
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 9 No. 1 (2026): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v9i1.4956

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk menganalisis dampak penerapan model pembelajaran berbasis deep learning terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Bustanul Makmur 2 Banyuwangi. Latar belakangnya muncul dari rendahnya motivasi belajar siswa yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik. Penelitian bertujuan mengeksplorasi pengaruh integrasi meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning terhadap peningkatan motivasi intrinsik siswa. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis regresi linier sederhana untuk menilai hubungan antara variabel model pembelajaran dan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis deep learning yang mengintegrasikan ketiga komponen tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa, dengan kontribusi sebesar 76,1% dalam peningkatan motivasi. Kesimpulannya, model pembelajaran ini efektif dalam mengatasi masalah motivasi di lingkungan pesantren, meningkatkan keterlibatan siswa, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna serta menyenangkan.
Empowering Women through Funeral Rites Training: A Community-Based Approach to Addressing the Shortage of Female Religious Funeral Attendants in Sumbersari Village Mohammad Erlangga; M. Amir Mahmud; Afrida Nur Laili; Abdullah Ali Nafia H; Moh Ziddan
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 6 No. 1 (2026): KERIS: Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v6i1.3473

Abstract

The limited availability of female religious funeral attendants (mudin perempuan) at the village level constitutes a significant concern, particularly because it affects the extent to which the funeral rites of deceased women are conducted in accordance with Islamic legal requirements. This study aims to identify the underlying factors contributing to the shortage of female mudin in Sumbersari Village and to develop an educational and training model grounded in Islamic principles. The study employs a qualitative approach based on participatory field observation. The findings indicate that the funeral rites of deceased women in Sumbersari Village have traditionally been handled exclusively by male mudin, a practice that raises concerns from the perspective of Islamic jurisprudence because it does not adequately uphold the principles of preserving the awrah and dignity of deceased women. These findings are consistent with evidence from community engagement programs showing that limited knowledge and practical skills among women in performing funeral rites remain significant obstacles to the effective fulfillment of fardhu kifayah. This study argues that the shortage of female mudin can be addressed by cultivating collective awareness through systematic education and structured practical training. It therefore proposes a women’s empowerment program at the village level that integrates practical capacity building with Islamic legal and ethical principles. Such an approach not only strengthens women’s capacity to participate in the fulfillment of fardhu kifayah but also contributes to ensuring that the funeral rites of deceased women are conducted with greater attention to religious norms, dignity, and gender-sensitive practice