Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia dan dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala. Kejadian hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah asupan zat gizi mikro, asupan serat, dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi mikro, asupan serat, serta status gizi dengan hipertensi di Puskesmas Kediri III Kabupaten Tabanan. Rancangan penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 45 sampel yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data asupan zat gizi mikro dan serat dikumpulkan menggunakan metode food recall 2x24 jam, status gizi diukur menggunakan RLPP, serta tekanan darah diukur untuk menentukan status hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium (p = 0,001), kalsium (p = 0,003), kalium (p = 0,009), dan magnesium (p = 0,030) dengan hipertensi, sedangkan asupan serat (p = 0,754) dan status gizi berdasarkan RLPP (p = 0,384) tidak berhubungan dengan hipertensi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan asupan zat gizi mikro melalui penerapan pola makan sehat seperti diet DASH dapat menjadi salah satu strategi nonfarmakologis dalam membantu pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Disarankan kepada masyarakat untuk mengontrol asupan natrium dan meningkatkan konsumsi makanan sumber mineral guna membantu menjaga tekanan darah tetap normal serta melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.