Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Penanganan Pertama Kegawatdaruratan Luka Ketika Bencana Alam Pada Masyarakat Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Agustika Anton; Nicen Suherlin; Sri Oktarina; Cantika Elhan; Cyintia Permata Ayu
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.31037

Abstract

Bencana alam berpotensi menimbulkan berbagai cedera yang memerlukan penanganan pertama secara cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi, kecacatan, maupun kematian. Namun, keterbatasan akses pelayanan kesehatan saat bencana menyebabkan masyarakat berperan sebagai penolong pertama sehingga memerlukan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penanganan pertama kegawatdaruratan luka ketika bencana alam di wilayah kerja Puskesmas Dadok Tunggul Hitam, Kota Padang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, simulasi, praktik langsung, serta edukasi lanjutan melalui media WhatsApp. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat setelah mengikuti edukasi. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama pada luka bakar meningkat dari 54,4% menjadi 86,6%, sedangkan pengetahuan tentang pertolongan pertama pada luka sayat dan robek meningkat dari 60,0% menjadi 93,3%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa metode edukasi berbasis praktik efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengendalian perdarahan, pembersihan luka, dan pembalutan yang benar. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, puskesmas, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung kesiapsiagaan bencana. Disimpulkan bahwa edukasi penanganan pertama kegawatdaruratan luka efektif meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai first responder sehingga berkontribusi terhadap pengurangan risiko komplikasi cedera serta penguatan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana.Kata kunci: Kegawatdaruratan luka; bencana alam; pertolongan pertama; edukasi masyarakat; kesiapsiagaan bencana
PENGEMBANGAN SISTEM TRIASE PSIKOLOGIS BERBASIS DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KETEPATAN RESPONS PERAWAT PADA KEGAWATDARURATAN JIWA DI RSI. SITI RAHMAH Dian Rahmi; Rikayoni Rikayoni; Anisa Febristi; Cantika Elhan; Bunga Citra Yulisman
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.31073

Abstract

Kegawatdaruratan jiwa membutuhkan proses triase yang cepat dan tepat untuk mengidentifikasi tingkat risiko serta menentukan respons perawat secara sesuai. Proses triase psikologis yang belum terstruktur dan keterbatasan sistem pendukung keputusan dapat menyebabkan variasi dalam pengambilan keputusan klinis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Triase Psikologis Berbasis Digital untuk meningkatkan ketepatan respons perawat pada kegawatdaruratan jiwa di RSI Siti Rahmah. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan sistem, validasi ahli, uji coba, serta uji efektivitas menggunakan desain quasi-experimental pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah perawat yang memberikan pelayanan pada pasien dengan kegawatdaruratan jiwa di RSI Siti Rahmah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen analisis kebutuhan, lembar validasi ahli, instrumen usability, dan lembar observasi ketepatan respons perawat. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik menggunakan uji statistik sesuai karakteristik data. Hasil pengembangan menghasilkan sistem yang mengintegrasikan pengkajian risiko psikologis, identifikasi risiko bunuh diri, agitasi dan perilaku kekerasan, klasifikasi tingkat kegawatdaruratan, serta rekomendasi respons awal perawat. Hasil validasi ahli menunjukkan sistem berada pada kategori valid dan layak digunakan. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan ketepatan respons perawat setelah penggunaan sistem dibandingkan dengan pelayanan konvensional. Sistem Triase Psikologis Berbasis Digital dapat menjadi alat pendukung keputusan klinis yang membantu perawat melakukan triase secara lebih sistematis, cepat, dan tepat pada kegawatdaruratan jiwa.Kata kunci: kegawatdaruratan jiwa; triase psikologis; sistem digital; perawat; ketepatan respons.