Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Tenaga Pendidik dalam Pendidikan Inklusi: Kajian Literatur Debora; Adinda Nabila; Ananda Yohana Tobing; Stepen Monang B Nainggolan; Tiara Lira Simanjorang; Yati Virma Saragih; Christopel Simatupang; Anggia Puteri; Lili Tansliova
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Maret, Local Culture and Traditions
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bm4kbk97

Abstract

Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang memungkinkan semua siswa, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), untuk belajar bersama dalam lingkungan yang sama tanpa adanya diskriminasi. Tujuan utama pendidikan inklusif adalah memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik agar mendapatkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhannya. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dari sisi tenaga pendidik. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk menganalisis berbagai kendala yang dihadapi guru dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif, seperti kurangnya kompetensi dalam mengajar ABK, keterbatasan Guru Pembimbing Khusus (GPK), serta pelatihan yang belum efektif. Selain itu, guru sering mengalami kesulitan dalam perencanaan pembelajaran, pemilihan metode yang tepat, serta manajemen kelas yang kompleks. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan inklusif dapat dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, penyediaan GPK yang memadai, serta penguatan kolaborasi antara guru, orang tua, dan tenaga ahli. Dengan strategi yang tepat, pendidikan inklusif di Indonesia dapat berjalan lebih efektif dan memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi seluruh siswa.
Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk terhadap Wacana Pro-Kontra Pengiriman Anak ke Barak Militer dalam Pemberitaan Daring Liputan6.com Chairani Dwi Putri; Nazma Aliya; Adinda Nabila; Asna Juwaira
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): April-Juni, Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/zs8cgy91

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang tidak netral karena mencerminkan dan membentuk struktur sosial, ideologi, serta relasi kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teks berita daring berjudul “Pro Kontra Pengiriman Anak Nakal ke Barak Militer Gagasan Dedi Mulyadi: Solusi atau Pelanggaran HAM?” dengan menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kalimat-kalimat dalam teks berita yang dianalisis berdasarkan tiga struktur utama: makro, superstruktur, dan mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara makro, tema utama berita ini menggambarkan perdebatan antara pendekatan militeristik dalam menangani kenakalan remaja dan pendekatan yang berorientasi pada hak asasi anak. Superstruktur berita disusun secara sistematis melalui pembukaan yang provokatif, isi yang menampilkan beragam opini, dan penutup yang reflektif. Secara mikro, ditemukan penggunaan istilah bermuatan semantik yang kuat, struktur sintaksis yang kompleks, gaya bahasa yang netral namun sugestif, serta strategi retoris yang melibatkan berbagai narasumber untuk memperkuat opini. Temuan ini mengungkap bahwa teks berita tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membingkai isu dan membentuk persepsi publik melalui strategi wacana tertentu. Dengan demikian, pendekatan Van Dijk mampu mengungkap lapisan ideologis dan kekuasaan yang tersembunyi dalam praktik media massa.