Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Poster Tentang Pentingnya Pendidikan Di Media Massa: Kajian Semantik Leksikal Dan Gramatikal Debora; Rut Yemima Sitorus; Thria Damayanti Manullang; Yuni Yolanda Situmorang; Yuliana Sari
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 2 No. 2 (2024): Mei: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v2i2.1174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna leksikal sebagai makna dasar yang terkandung dalam poster dan makna gramatikal sebagai makna yang hadir sebagai akibat adanya proses gramatikal seperti proses afiksasi, proses reduplikasi, dan proses komposisi yang terdapat dalam poster di media massa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian kualitatif berfokus pada data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat, ungkapan narasi, dan gambar. Kajian penelitian berfokus pada pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan sesuatu hal secara sistematis. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu mengumpulkan beberapa poster yang termuat dalam media massa yang bertema pendidikan. Data yang ditemukan oleh peneliti sebanyak 6 poster yang akan dianalisis melalui kajian semantik leksikal dan gramatikal.
Problematika Tenaga Pendidik dalam Pendidikan Inklusi: Kajian Literatur Debora; Adinda Nabila; Ananda Yohana Tobing; Stepen Monang B Nainggolan; Tiara Lira Simanjorang; Yati Virma Saragih; Christopel Simatupang; Anggia Puteri; Lili Tansliova
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Maret, Local Culture and Traditions
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bm4kbk97

Abstract

Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang memungkinkan semua siswa, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), untuk belajar bersama dalam lingkungan yang sama tanpa adanya diskriminasi. Tujuan utama pendidikan inklusif adalah memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik agar mendapatkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhannya. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dari sisi tenaga pendidik. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk menganalisis berbagai kendala yang dihadapi guru dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif, seperti kurangnya kompetensi dalam mengajar ABK, keterbatasan Guru Pembimbing Khusus (GPK), serta pelatihan yang belum efektif. Selain itu, guru sering mengalami kesulitan dalam perencanaan pembelajaran, pemilihan metode yang tepat, serta manajemen kelas yang kompleks. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan inklusif dapat dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, penyediaan GPK yang memadai, serta penguatan kolaborasi antara guru, orang tua, dan tenaga ahli. Dengan strategi yang tepat, pendidikan inklusif di Indonesia dapat berjalan lebih efektif dan memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi seluruh siswa.