Penelitian ini dilakukan pada departemen produksi PT Naigai Shirts Indonesia dengan tujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merumuskan langkah pengendalian risiko yang sesuai. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara terstruktur, serta dokumen pendukung perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi memiliki berbagai potensi bahaya yang meliputi bahaya fisik, kimia, ergonomi, listrik, dan mekanis. Penilaian risiko berdasarkan tingkat kemungkinan dan tingkat keparahan menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada kategori risiko sedang dan tinggi, sedangkan beberapa aktivitas teridentifikasi memiliki risiko ekstrem, terutama pada pekerjaan yang melibatkan alat potong tajam, potensi sengatan listrik, dan paparan bahan kimia. Upaya pengendalian yang direkomendasikan meliputi pengendalian teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri yang sesuai. Temuan ini menunjukkan bahwa metode HIRARC efektif untuk mendukung peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja serta membantu perusahaan dalam menyusun strategi pengendalian risiko guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif.