Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Obesitas dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di RSUP Dr. M. Djamil Padang Rini Rahmayanti; Fatmatul Zahra
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v7i1.321

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan salah kegawatdaruratan kehamilan yang mengancam nyawa ibu dan janin. Sumatera Barat adalah salah satu provinsi dengan tingkat kejadian Preeklampsia yang paling tinggi dengan jumlah kasus Preeklampsia adalah 25,6% pada tahun 2020, dan 25,81% pada tahun 2021. Salah satu faktor resiko preeklampsia adalah obesitas. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan obesitas dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Metode: Desain penelitian menggunakan studi case control metode retrospective. Penelitian dilakukan di RSUP dr. M. Djamil Padang. Sebanyak 60 sampel data ibu hamil dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi penelitian ini yaitu data status ibu hamil lengkap dan merupakan pasien rawat inap. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari lembar observasi. Hasil: Hasil uji statistik dengan korelasi chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN UMUR DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 SURANTIH Yani Maidelwita; Rini Rahmayanti; Sri Suciana; Fitria Alisa; Okta Bima Hasanah
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/y2cznn94

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berpotensi dipengaruhi oleh status gizi serta umur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dan umur dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilaksanakan pada Desember 2025 di SMAN 1 Surantih. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri di SMAN 1 Surantih. Sampel sebanyak 50 remaja putri dipilih dengan teknik accidental sampling (siswi yang hadir dan bersedia mengikuti pemeriksaan pada saat kegiatan). Kejadian anemia ditentukan melalui pemeriksaan hemoglobin dengan ambang Hb <12,0 g/dL (World Health Organization, 2011). Status gizi dinilai menggunakan indeks massa tubuh (IMT = BB/TB²) dan dikategorikan menjadi IMT normal dan IMT tidak normal. Analisis menggunakan uji chi-square dan Fisher’s exact (?=0,05) serta disajikan odds ratio (OR) dan 95% confidence interval (95% CI). Kejadian anemia lebih tinggi pada remaja putri dengan status gizi tidak normal (51,7%) dibanding status gizi normal (4,8%) dan berhubungan bermakna (p<0,001; OR=21,43; 95% CI: 2,54–181,70). Berdasarkan umur, kejadian anemia pada kelompok 18–19 tahun (66,7%) lebih tinggi dibanding 16–17 tahun (6,9%) dan berhubungan bermakna (p<0,001; OR=0,04; 95% CI: 0,007–0,203). Disarankan skrining Hb berbasis sekolah serta penguatan edukasi gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.
IMPLEMENTASI EDUKASI DAN DONOR DARAH MASSAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL Rini Rahmayanti; Sri Suciana; Yani Maidelwita; Widya Lestari; Farida Ariyani; Yulia Arifin
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 6 No 1 (2026): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/skptbs19

Abstract

Latar Belakang: Ketersediaan darah yang aman dan mencukupi merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan. Namun, kebutuhan darah sering kali belum seimbang dengan jumlah pendonor sukarela akibat masih rendahnya pengetahuan, motivasi, dan kepedulian masyarakat terhadap donor darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian sosial masyarakat melalui edukasi kesehatan dan pelaksanaan donor darah massal. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2024 di Universitas Mercubaktijaya bekerja sama dengan Unit Tranfusi Darah (UTD) RSUP Dr. M.Djamil Padang. Sasaran kegiatan adalah masyarakat umum dan civitas akademika yang memenuhi persyaratan sebagai pendonor sebanyak 54 orang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, skrining kesehatan, dilanjutkan dengan pelaksanaan donor darah massal. Evaluasi dilakukan berdasarkan jumlah peserta yang mengikuti edukasi, jumlah calon pendonor yang memenuhi syarat, dan jumlah kantong darah yang berhasil dikumpulkan. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 60 peserta yang mengikuti edukasi donor darah. Setelah dilakukan skrining kesehatan, sebanyak 90 % peserta memenuhi syarat sebagai pendonor dan berhasil menyumbangkan darah sebanyak 54 kantong. Edukasi yang diberikan meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat donor darah, persyaratan menjadi pendonor, serta pentingnya donor darah secara rutin sebagai bentuk kepedulian sosial. Antusiasme peserta dan kolaborasi yang baik dengan PMI menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan.