Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kesehatan: Narrative Literature Review: Factors Influencing Patient Satisfaction with Healthcare Services: A Narrative Literature Review Dewi Agustina; Fitri Annisa; Nabilla Suci Ramadhani; Fazri Khoirunnisa Purba; Rintan Arzeti; Risna Utami; Alya Najwa; Riska Rahmadianti; Adelia Putri Maharani; Unaisah Annufaisah Nuh Siregar; Azzahra Sabrina Nasution
Journal of Public Health Education Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v5i4.574

Abstract

Introduction: Patient satisfaction is a critical indicator in evaluating healthcare service quality, reflecting the extent to which patient expectations are met by actual service experiences. Factors such as healthcare worker communication quality, facility adequacy, staff responsiveness, and empathy significantly influence patient perceptions. Objectives: To comprehensively examine factors influencing patient satisfaction with healthcare services by integrating the SERVQUAL model and Disconfirmation Theory. Methods: A narrative literature review was conducted searching Google Scholar, PubMed, Garuda, and SINTA databases. Articles published between 2020–2026 were screened; 12 articles met inclusion criteria and were analyzed using a thematic narrative approach. Results: All five SERVQUAL dimensions (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy) consistently related to patient satisfaction levels. Responsiveness and empathy were identified as dominant factors. Disconfirmation Theory confirms that satisfaction is formed through the gap between patient expectations and actual service experiences. Conclusion: Improving healthcare service quality (particularly responsiveness and empathy) is a key strategy for enhancing patient satisfaction. Integrating SERVQUAL and Disconfirmation Theory offers a more comprehensive analytical framework for understanding patient satisfaction.
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM MANAJEMEN STRATEGIK KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN: LITERATURE REVIEW Sri Hajijah Purba; Meillah Salsabilla; Muthia Riswani Nasution; Widia Lestari; Azzahra Sabrina Nasution; Herlia Nur laspita
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.62332

Abstract

Transformasi digital dalam sektor kesehatan mendorong organisasi kesehatan untuk beroperasi lebih efisien dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam manajemen strategik kesehatan kaitannya dengan peningkatan kualitas pelayanan menggunakan metode literature review melalui basis data Google Scholar, Portal Garuda, SINTA, dan PubMed, mencakup 15 artikel tahun 2019–2025. Hasil menunjukkan bahwa penerapan SIMRS, rekam medis elektronik, dan telemedicine terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pasien, namun masih terkendala keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta isu keamanan data. Diperlukan penguatan infrastruktur, pelatihan SDM, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung transformasi digital kesehatan yang berkelanjutan.
Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia di Desa Gongsol Tahun 2026 Delfriana Ayu Astuty; Aqila Najwa; Azzahra Sabrina Nasution; Salsabilla Aishya Khaiyath; Sandra Dwi Aldini; Firza Audina Sirait; Chalisa Naila Ridana; Yogi Rishandi Siagian
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9025

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah masalah kesehatanmasyarakat yang meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan janin. Karena tingkat pendidikan berpengaruh pada kemampuanuntuk menerima dan memahami informasi kesehatan, tingkatpendidikan adalah salah satu komponen yang didugamemengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara tingkatpendidikan dan pengetahuan ibu hamil tentang anemia di Desa Gongsol pada tahun 2026. Studi ini menggunakan desainkuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 32 ibu hamil yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan uji Chi-Square digunakanuntuk menganalisisnya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwasebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan SD (34,4%) dan pengetahuan yang baik tentang anemia (65,6%). Analisis statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antaratingkat pendidikan dan pengetahuan ibu hamil tentang anemia (p = 0,009). Ibu hamil dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggicenderung memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang penyakittersebut. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah anemia selama kehamilan, edukasi kesehatan yang lebih baik harus terus diberikan kepada ibu hamil yang kurang pendidikan.