Sandra Dwi Aldini
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Advokasi Program Pemberian Makanan Bergizi sebagai Upaya Penurunan Angka Kecelakaan Kerja pada Pekerja Industri di Kota Medan Hilwa Irvi Adzkia; Nurita Oktapia Simajuntak; Sandra Dwi Aldini; Zaskia Isnaini Pulungan; Miftahurrahmah El Hayatli
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1261

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan utama dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berdampak pada kesehatan pekerja, produktivitas, dan kerugian ekonomi. Salah satu faktor yang berhubungan dengan risiko kecelakaan kerja adalah status gizi pekerja yang memengaruhi konsentrasi, daya tahan tubuh, dan kemampuan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya advokasi program pemberian makanan bergizi sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan kerja pada pekerja industri di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, pedoman, dan laporan resmi yang berkaitan dengan gizi kerja dan keselamatan kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa program pemberian makanan bergizi berpotensi meningkatkan status kesehatan pekerja, mengurangi kelelahan kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman. Keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan kebijakan perusahaan, komitmen manajemen, dan keterlibatan pemangku kepentingan melalui advokasi. Kesimpulannya, advokasi program pemberian makanan bergizi merupakan strategi potensial untuk mendukung penerapan K3 dan menurunkan risiko kecelakaan kerja pada pekerja industri di Kota Medan.
Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia di Desa Gongsol Tahun 2026 Delfriana Ayu Astuty; Aqila Najwa; Azzahra Sabrina Nasution; Salsabilla Aishya Khaiyath; Sandra Dwi Aldini; Firza Audina Sirait; Chalisa Naila Ridana; Yogi Rishandi Siagian
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9025

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah masalah kesehatanmasyarakat yang meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan janin. Karena tingkat pendidikan berpengaruh pada kemampuanuntuk menerima dan memahami informasi kesehatan, tingkatpendidikan adalah salah satu komponen yang didugamemengaruhi pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara tingkatpendidikan dan pengetahuan ibu hamil tentang anemia di Desa Gongsol pada tahun 2026. Studi ini menggunakan desainkuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 32 ibu hamil yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan uji Chi-Square digunakanuntuk menganalisisnya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwasebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan SD (34,4%) dan pengetahuan yang baik tentang anemia (65,6%). Analisis statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antaratingkat pendidikan dan pengetahuan ibu hamil tentang anemia (p = 0,009). Ibu hamil dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggicenderung memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang penyakittersebut. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah anemia selama kehamilan, edukasi kesehatan yang lebih baik harus terus diberikan kepada ibu hamil yang kurang pendidikan.