Gastroenteritis merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pencernaan yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di dunia, termasuk Indonesia. Data WHO tahun 2024 melaporkan lebih dari 443.832 kasus dan 50.851 kematian pada anak setiap tahunnya, sementara di Sumatera Utara pada tahun 2023 tercatat 95.433 kasus. Anak merupakan kelompok yang rentan mengalami dehidrasi akibat diare dan muntah sehingga membutuhkan asuhan keperawatan yang komprehensif dan service excellent. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pelaksanaan manajemen asuhan keperawatan anak yang service excellent pada An. F dengan gastroenteritis di Ruangan Muzdalifah 13 RSU Haji Medan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah satu orang anak perempuan berusia 5 tahun dengan diagnosis medis gastroenteritis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi rekam medis pada tanggal 11–13 Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan tiga diagnosis keperawatan utama, yaitu diare berhubungan dengan proses infeksi, hipertermia berhubungan dengan proses infeksi, dan risiko ketidakseimbangan elektrolit berhubungan dengan muntah. Setelah dilakukan implementasi asuhan keperawatan selama 3x24 jam, seluruh masalah keperawatan teratasi sebagian dan intervensi dilanjutkan oleh perawat ruangan. Disimpulkan bahwa penerapan asuhan keperawatan yang service excellent efektif memperbaiki kondisi klinis pasien anak dengan gastroenteritis.