p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Sahnizar Sahnizar
STIKes Mitra Husada Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Asuhan Keperawatan Anak yang Service Excellent Pada An. F dengan Gastroenteritis di Ruangan Muzdalifah 13 RSU Haji Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 Febrianti Febrianti; Rolasni Lilista Simbolon; Tahan Tahan; Adelina Sembiring; Sahnizar Sahnizar
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61741

Abstract

Gastroenteritis merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pencernaan yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di dunia, termasuk Indonesia. Data WHO tahun 2024 melaporkan lebih dari 443.832 kasus dan 50.851 kematian pada anak setiap tahunnya, sementara di Sumatera Utara pada tahun 2023 tercatat 95.433 kasus. Anak merupakan kelompok yang rentan mengalami dehidrasi akibat diare dan muntah sehingga membutuhkan asuhan keperawatan yang komprehensif dan service excellent. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pelaksanaan manajemen asuhan keperawatan anak yang service excellent pada An. F dengan gastroenteritis di Ruangan Muzdalifah 13 RSU Haji Medan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah satu orang anak perempuan berusia 5 tahun dengan diagnosis medis gastroenteritis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi rekam medis pada tanggal 11–13 Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan tiga diagnosis keperawatan utama, yaitu diare berhubungan dengan proses infeksi, hipertermia berhubungan dengan proses infeksi, dan risiko ketidakseimbangan elektrolit berhubungan dengan muntah. Setelah dilakukan implementasi asuhan keperawatan selama 3x24 jam, seluruh masalah keperawatan teratasi sebagian dan intervensi dilanjutkan oleh perawat ruangan. Disimpulkan bahwa penerapan asuhan keperawatan yang service excellent efektif memperbaiki kondisi klinis pasien anak dengan gastroenteritis.
Manajemen Asuhan Keperawatan Gawat Darurat yang Service Excellent Pada Pasien Cedera Kepala Sedang di Ruangan Thai'f RSU Haji Medan Agus Rogabe Sihotang; Dina Afriani; Lisbet Gurning; Lisdayanti Simanjuntak; Sahnizar Sahnizar
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61743

Abstract

Cedera kepala merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan yang sering terjadi akibat trauma, terutama kecelakaan lalu lintas, dan dapat menyebabkan gangguan neurologis hingga kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai manajemen asuhan keperawatan gawat darurat yang service excellent pada pasien cedera kepala sedang di Ruangan Thai'f RSU Haji Medan tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif pada satu subjek, yaitu Tn. M dengan diagnosis cedera kepala sedang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi rekam medis, dan pemeriksaan penunjang. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami nyeri kepala dengan skala 5, pusing, mual, keterbatasan mobilitas fisik, serta risiko perfusi serebral tidak efektif. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik (trauma), gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan nyeri, dan risiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan cedera kepala. Intervensi meliputi pemantauan tanda vital dan status neurologis, identifikasi skala nyeri, teknik relaksasi napas dalam, mobilisasi bertahap, serta kolaborasi terapi farmakologis. Setelah asuhan keperawatan selama 3×24 jam, kondisi pasien menunjukkan perbaikan yang ditandai penurunan nyeri, mobilitas membaik, dan tidak ditemukan tanda peningkatan tekanan intrakranial. Penerapan manajemen asuhan keperawatan gawat darurat yang service excellent efektif meningkatkan kondisi pasien cedera kepala sedang melalui pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.