This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Kelsi Wati Pakpahan
STIKes Mitra Husada Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Asuhan Keperawatan Keluarga Service Excellent Pada Ny. U dengan Diabetes Melitus Tipe Ii di Desa Bangun Rejo Tahun 2026 Kelsi Wati Pakpahan; Tahan Tahan; Siti Nurmawan Sinaga; Erika Erika; Misno Misno
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61858

Abstract

Diabetes Melitus (DM) Tipe II merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berpotensi menimbulkan komplikasi apabila tidak dikelola secara adekuat. Peran keluarga sebagai unit pelayanan primer menjadi kunci keberhasilan pengelolaan penyakit ini, sehingga pendekatan asuhan keperawatan keluarga yang berorientasi pada service excellent sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan menerapkan manajemen asuhan keperawatan keluarga yang service excellent pada Ny. U dengan Diabetes Melitus Tipe II di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan kunjungan rumah selama 13–23 Februari 2026. Hasil pengkajian menunjukkan Ny. U berusia 54 tahun mengeluhkan polidipsia, polifagia, poliuria terutama pada malam hari, kelelahan, dan kesemutan pada kedua kaki dengan kadar glukosa darah puasa 331 mg/dL. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi ketidakstabilan kadar glukosa darah, defisit pengetahuan, dan manajemen kesehatan tidak efektif. Intervensi disusun berdasarkan SIKI dengan pendekatan lima tugas kesehatan keluarga meliputi edukasi kesehatan, pengaturan diet, aktivitas fisik, senam kaki diabetes, pemantauan glukosa darah, dan kepatuhan pengobatan. Evaluasi menunjukkan diagnosis defisit pengetahuan dan manajemen kesehatan tidak efektif teratasi, sedangkan ketidakstabilan kadar glukosa darah teratasi sebagian. Penerapan asuhan keperawatan keluarga berbasis service excellent terbukti meningkatkan pengetahuan, keterlibatan, dan kemandirian keluarga dalam pengelolaan Diabetes Melitus Tipe II.