Wizanasari
Universitas Pamulang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kebijakan Dividen, Good Corporate Governance, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba Putri Modisa; Wizanasari; Nani Sriyani
JURNAL BISNIS DAN AKUNTANSI UNSURYA Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL DAN BISNIS AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v11i1.1917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan dividen, good corporate governance, dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang datanya diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan web masing-masing perusahaan, untuk teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan bantuan software E-views 13. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan consumer non-cyclicals. Teknik data menggunakan purposive sampling, yang dijadikan sampel penelitian adalah 12 perusahaan dengan pengamatan selama 5 tahun periode 2020-2024. Hasil penelitian ini menunjukan hasil bahwa kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap manajemen laba karena pembagian dividen tidak menjadi fokus utama para investor, sehingga keputusan pembagian dividen tidak serta merta terkait dengan praktik manajemen laba. Good corporate governance yang diproksikan dengan  kepemilikan institusional dan kepemilikan  manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, dikarenakan besar kecilnya kepemilikan institusional tidak sepenuhnya cukup berfungsi sebagai mekanisme pengawasan yang efektif dan kecilnya saham yang dimiliki oleh manajer mengakibatkan kepemilikan manajerial tidak dapat berfungsi sebagai instrumen yang efektif dalam menekankan praktik manajemen laba. Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap manajemen laba karena semakin besar ukuran perusahaan, semakin besar pula kemungkinan untuk melakukan praktik manajemen laba.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Institusional, dan Financial Performance Terhadap Tax Avidance Nurul Amalia Choirunisyah; Wizanasari
JURNAL BISNIS DAN AKUNTANSI UNSURYA Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL DAN BISNIS AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v11i1.1965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, kepemilikan institusional, dan financial performance terhadap tax avoidance. Tax avoidance dalam penelitian ini diukur menggunakan Cash Effective Tax Rate (CETR), yang mencerminkan pajak penghasilan yang benar-benar dibayarkan secara kas oleh perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh 11 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ukuran perusahaan, kepemilikan institusional, dan financial performance berpengaruh terhadap tax avoidance. Secara parsial, financial performance berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan ukuran perusahaan dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, INVENTORY INTESITY, DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP TAX AVOIDANCE Okviana Rizky Ayu Ningrum; Wizanasari
JURNAL BISNIS DAN AKUNTANSI UNSURYA Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL DAN BISNIS AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v11i1.1966

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh ukuran perusahaan, inventory intensity, dan pertumbuhan penjualan terhadap tax avoidance. Populasinya mencakup perusahaan subsektor food and beverage pada sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan (annual report) BEI periode 2020–2024. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, menghasilkan 145 observasi. Hipotesis diuji melalui regresi data panel menggunakan E-Views 12. Hasil uji F menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, inventory intensity, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh secara simultan terhadap tax avoidance, sementara uji t menunjukkan hanya inventory intensity yang signifikan, sedangkan ukuran perusahaan dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance.
Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi, Penerapan Sistem E-Filing Dan Pemahaman Self Assessment Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Yusriyyah Rahmawati; Wizanasari; Liasari Fajarwati
JURNAL BISNIS DAN AKUNTANSI UNSURYA Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Bisnis dan Akuntansi Unsurya
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v11i2.2185

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi informasi (X.1), penerapan sistem e-filing (X.2), dan pemahaman self-assessment (X.3) terhadap kepatuhan wajib pajak (Y) pada KPP Pratama Pondok Aren. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling dengan jenis sampling insidental berdasarkan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan X.1, X.2, dan X.3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y dengan nilai Fhitung > Ftabel (26,247 > 2,699) serta persamaan regresi: Y = 11,636 + 0,140 X.1 + 0,173 X.2 + 0,449 X.3. Secara parsial (uji t), ketiga variabel independen juga berpengaruh signifikan terhadap Y, dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (1,984) untuk X.1 (6,448), X.2 (5,721), dan X.3 (7,707).