Afifah Afra Al Ghifari
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN MULTILATERAL TERHADAP KEMAMPUAN LARI FORMULA ONE PADA PESERTA DIDIK EKSTRAKURIKULER ATLETIK DI SD Afifah Afra Al Ghifari; Perdinanto; Akhmad Amirudin; Arie Rakhman
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i2.7068

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kemampuan peserta didik ekstrakurikuler atletik dalam menyelesaikan lintasan Formula One, terutama pada aspek transisi gerak, kelincahan, koordinasi, dan kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan multilateral terhadap kemampuan lari Formula One pada peserta didik ekstrakurikuler atletik di SDN 1 Landasan Ulin Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 10 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Perlakuan diberikan dalam bentuk latihan multilateral berbasis circuit training selama enam kali pertemuan dengan frekuensi dua kali seminggu. Instrumen penelitian berupa tes praktik lari Formula One dan lembar observasi teknik gerak yang meliputi aspek start, rolling, slalom, hurdles, sprint, dan finish. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tempuh menurun dari 21,26 detik pada pretest menjadi 19,25 detik pada posttest. Skor teknik juga meningkat dari 13,1 menjadi 21,6. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,014 < 0,05. Dengan demikian, latihan multilateral berpengaruh signifikan terhadap kemampuan lari Formula One dan dapat digunakan sebagai alternatif latihan dalam pembinaan atletik sekolah dasar.
PANDANGAN PAKAIAN OLAHRAGA VOLY PANTAI YANG MENGGUNAKAN BIKINI MENURUT AGAMA ISLAM Afifah Afra Al Ghifari; Muhammad Mauladi; Muhammad Rezal Jainuri
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2023): Maret: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i2.91

Abstract

Cabang olahraga voly pantai sangat di gemari masyarakat Indonesia, tak jarang masyarakat menjadikan voly pantai sebagai prestasi. Nomor voly pantai yang biasa disukai penggemar yaitu pertandingan atlet putri pada cabang olahraga voly pasir. Tentu saja selain punya kemampuan dan teknik mumpuni, para atlet voli pantai juga punya paras yang cantik hal itu terbukti dari banyaknya sporter putra yang banyak menonton. Menurut agama Islam, hal tersebut justru mengundang syahwat penonton yang bukan mahromnya.Dengan demikian Solusi agar wanita di Indonesia khususnya yang beragama Muslim agar bisa memakai manset baju, laging, hijab saat bermain karena urat merupakan batas minimal dari bagian tubuh yang wajib ditutupi karena perintah Allah Swt. Menutup aurat adalah sebuah budaya sekaligus ajaran agama Islam yang sangat Mulia sehingga tidak ada alasan untuk membuka aurat. Atlet voly pantai di Indonesia bisa menutup aurat dengan menggunakan manset,lagging, hingga hijab untuk menjaga auratnya dari pandangan supporter putra yang bukan mahromnya.