Muhammad Nuril Fitriyandi
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Interaksi Perubahan Iklim dan Ketersediaan Air terhadap Produktivitas Tanaman: Sintesis Literatur dan Strategi Adaptasi di Jawa Timur Bagian Timur Abdul Jalil; Faridatul Munawaroh; Dwika Nano Hariyanto; Muhammad Nuril Fitriyandi
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 5 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v5i2.1718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis berbagai bukti ilmiah nasional terkait interaksi antara perubahan iklim dan ketersediaan air serta dampaknya terhadap produktivitas tanaman, sekaligus mengidentifikasi strategi adaptasi yang relevan dalam sistem pertanian berbasis iklim lokal. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) terhadap artikel ilmiah periode 2016–2025 yang diperoleh dari basis data Google Scholar, Garuda, dan jurnal nasional terakreditasi, dengan analisis tematik pada empat aspek utama: perubahan curah hujan, ketersediaan air, siklus hidrologi, dan teknologi adaptasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan distribusi curah hujan yang tidak merata secara temporal dan spasial menjadi faktor utama penurunan produktivitas tanaman, terutama pada lahan tadah hujan dan wilayah dengan sistem irigasi yang belum optimal. Selain itu, perubahan siklus hidrologi turut menurunkan cadangan air tanah dan efisiensi distribusi air irigasi, yang berimplikasi pada peningkatan risiko produksi dan tekanan ekonomi petani. Kajian ini juga menemukan bahwa strategi adaptasi berbasis teknologi, seperti irigasi presisi, pemanenan air hujan, dan pemanfaatan informasi iklim digital, berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan air dan ketahanan sistem pertanian. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi sistem pengelolaan air pertanian menuju pendekatan adaptif berbasis hidroklimatologi yang terintegrasi dengan kelembagaan lokal dan kebijakan berbasis wilayah