Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GOVERNANSI PUBLIK DALAM PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI KABUPATEN BANYUMAS Wijaya, Shadu Satwika; Sutikno, Chamid
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 18 No 2 (2020): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v18i2.827

Abstract

Increasing local potential is an important aspect to improve local competitiveness. Therefore, the establishment of Village-Owned Enterprises (BUMDes) is one model of village financial capacity utilization to utilize the potential and needs of the village. However, in the course of its implementation the BUMDes still found problems in achieving the objectives of using the village's potential and needs. The purpose of this study is to find the right approach in supporting efforts to improve the performance of BUMDes in managing village potential. The results of the study show that the management of the BUMDes has not been based on the needs analysis and mapping of the potential of the local village. Management of BUMDes needs to be directed towards optimizing the role of stakeholders through a governance approach.
Implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia pada Tingkat Pemerintah Kabupaten/Kota Zannuba, Laely Arifah; Satyawan, Darmanto Sahat; Wijaya, Shadu Satwika
Public Policy and Management Inquiry Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Public Administration, Faculty of Politics and Social Science, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ppmi.2024.8.1.11939

Abstract

Kebutuhan pemerintah atas perbaikan tata kelola data pemerintahan pada tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah menjadi latar belakang pemerintah menetapkan kebijakan Satu Data Indonesia (SDI). Penelitian ini berfokus pada “Implementasi Kebijakan SDI pada Pemerintah Kabupaten Banyumas”. Kajian pustaka penelitian ini mengadopsi kajian implementasi kebijakan model Smith (1973) dan street level bureaucracy oleh Lipsky (1983) yaitu aspek idealized policy, implementing organization, target groups, dan social dynamics. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan SDI di Kabupaten Banyumas telah berjalan, namun masih terdapat kendala. Dalam penyelenggaraan kebijakan SDI memiliki potensi pengembangan yang dapat dilakukan dengan adanya komitmen dan keberlanjutan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas. Kata Kunci: Kebijakan Publik, Implementasi Kebijakan Publik, Open Government Data, Satu Data Indonesia, Satu Data Kabupaten Banyumas.
Proses Pengorganisasian Desa Tangguh Bencana Tanah Longsor di Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas Aeni, Asri Nurul; Atika, Zaula Rizqi; Maab, Muhammad Husnul; Wijaya, Shadu Satwika; Sutikno, Chamid
Public Policy and Management Inquiry Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Public Administration, Faculty of Politics and Social Science, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ppmi.2024.8.1.13292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kapasitas proses pengorganisasian Desa Tangguh Bencana Alam Melung yang ditunjau dari dimensi; (a) Manusia; (b) Prinsip-prinsip; (c) Tempat kedudukan; (d) Pekerjaan; (e) Teknologi; (f) Struktur dan (g) Lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan distribusi frekuensi dan klasifikasi untuk mendeskripsikan kapasitas proses pengorganisasian Desa Tangguh Bencana Alam Melung. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah menggunakan teknik klaster sampling dipadukan dengan kuota sampling. Hasil penelitian ini adalah besarnya kapasitas organisasi Desa Tangguh Bencana Melung telah berperan penting dalam penanggulangan bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng. Dalam upayanya mengatasi bencana alam tanah longsor organisasi Destana Melung juga telah melibatkan masyarakat serta Lembaga terkait pula untuk membantu jalannya program kerja mereka, dalam hal ini mencakup berbagai aspek dimensi yaitu, (a) Manusia; (b) Prinsip-prinsip; (c) Tempat kedudukan; (d) Pekerjaan; (e) Teknologi; (f) Struktur dan (g) Lingkungan. Kata Kunci: Bencana, Desa Tangguh, Pengorganisasian