Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Fly Ash Sebagai Filler Terhadap Karakteristik Marshall Campuran Aspal AC-BC Berdasarkan Analisis Kepadatan Mutlak Nur Fadila; Jusmidah Jusmidah; Haerianti Haerianti; Indrajaya Indrajaya
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik campuran aspal AC-BC dengan pemanfaatan fly ash dari Asphalt Mixing Plant (AMP) PT. Piranti Jagad Raya sebagai bahan pengisi (filler) melalui pengujian kepadatan mutlak dan parameter Marshall. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Variasi kadar fly ash yang digunakan dalam campuran yaitu 0%, 2%, 4%, dan 6%. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), Void Filled with Bitumen (VFB), kepadatan, serta Marshall Quotient (MQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada campuran dengan kepadatan 75 × 2 tumbukan, variasi fly ash sebesar 0% dan 6% memenuhi spesifikasi teknis, sedangkan variasi 2% dan 4% tidak memenuhi beberapa parameter Marshall. Pada campuran dengan kepadatan 400 × 2 tumbukan, variasi 0%, 4%, dan 6% memenuhi spesifikasi teknis, sedangkan variasi 2% tidak memenuhi beberapa persyaratan. Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kepadatan normal dan kepadatan mutlak dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05, yang menunjukkan tingkat hubungan yang sangat kuat. This study aims to analyze the characteristics of Asphalt Concrete–Binder Course (AC-BC) mixtures by utilizing fly ash from the Asphalt Mixing Plant (AMP) of PT. Piranti Jagad Raya as a filler material through absolute density testing and Marshall parameters. This research employed an experimental method. The variations of fly ash content used in the mixture were 0%, 2%, 4%, and 6%. The parameters analyzed included stability, flow, Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), Void Filled with Bitumen (VFB), density, and Marshall Quotient (MQ). The results showed that for mixtures with a compaction level of 75 × 2 blows, the fly ash variations of 0% and 6% met the technical specifications, while the 2% and 4% variations did not meet several Marshall parameters. For mixtures with a compaction level of 400 × 2 blows, the variations of 0%, 4%, and 6% met the required specifications, whereas the 2% variation did not satisfy several requirements. The correlation analysis results indicated a positive and significant relationship between normal density and absolute density with a significance value of less than 0.05, indicating a very strong correlation between the two variables.