Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STOCK INVESTMENT INTENTIONS AMONG GENERATION Z: THE INTEGRATION OF FINANCIAL LITERACY, TECHNOLOGICAL ACCESS, AND INTRINSIC MOTIVATION Bintang Triady; Yusnita Octafilia Th. A. Y. I; Yuni Friska; Yolanda Safitri Nelaz
Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 14 No. 1 (2026): Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/procuratio.v14i1.5879

Abstract

This study investigates the determinants of stock investment interest in public university students in Pekanbaru City with a focus on the variables of investment knowledge, information technology, minimum capital, and investment motivation. Using a quantitative approach through a survey of 156 respondents and data were analyzed with multiple linear regression. The findings of the study revealed that investment knowledge and investment motivation have a significant and positive influence on investment interest. In contrast, advances in information technology and minimal capital policies have not shown an influence. These results imply the importance of strengthening financial literacy rather than simply digitising platforms for online investment companies to attract young investors. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat investasi saham pada mahasiswa perguruan tinggi negeri di Kota Pekanbaru dengan fokus pada variabel pengetahuan investasi, teknologi informasi, modal minimum, dan motivasi investasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 156 responden, dengan data yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan investasi dan motivasi investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Sebaliknya, perkembangan teknologi informasi dan kebijakan modal minimum tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan literasi keuangan dibandingkan sekadar digitalisasi platform bagi perusahaan investasi online dalam menarik minat investor muda.
THE EFFECTS OF ACCOUNTING CONSERVATISM, EARNINGS PERSISTENCE, INCOME SMOOTHING, INSTITUTIONAL OWNERSHIP, AND COMPANY SIZE ON EARNINGS QUALITY Suharti Suharti; Vanesa Vanesa; Harry Patuan Panjaitan; Yusrizal Yusrizal; Yusnita Octafilia Th. A. Y. I; Yuni Friska; Roni Putra Adi
Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis Vol. 10 No. 2 (2025): Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/kurs.v10i2.5706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Konservatisme Akuntansi, Persistensi Laba, Perataan Laba, Kepemilikan Institusional, dan Ukuran Perusahaan terhadap Kualitas Laba pada perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling, menghasilkan ukuran sampel sebanyak 22 perusahaan. Metode analisis penelitian meliputi analisis deskriptif dan berbagai jenis evaluasi menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konservatisme Akuntansi berpengaruh negatif signifikan terhadap Kualitas Laba, Persistensi Laba tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laba, Perataan Laba berpengaruh negatif signifikan terhadap Kualitas Laba, Kepemilikan Institusional tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laba, dan Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laba. This Research Purposed to determine the effect of Accounting Conservatism, Earning Persistence, Income Smoothing, Institutional Ownership, and Company Size on Earning Quality in transportation and logistics companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2019-2023. This study utilizes secondary data, and the sampling technique employed is Purposive Sampling, resulting in a sample size of 22 companies. The research analysis method includes descriptive analysis and various types of evaluations using the SmartPLS software. The results indicate that Accounting Conservatism has a negative significant effect on Earning Quality, Earning Persistence has no effect on Earning Quality, Income Smoothing has a negative significant effect on Earning Quality, Institutional Ownership has no effect on Earning Quality, and Company Size has no effect on Earning Quality.
Penguatan Kapasitas Manajemen Peternak Kambing pada Era Digitalisasi di Kabupaten Kampar Harry Patuan Panjaitan; Anton Anton; Ahmad Zulkarnain Estu; Hidayat Syahputra; Amirudin M Amin; Ermina Rusilawati; Syukri Hadi; Pujiono Pujiono; Dominicus Josephus Swanto; Yuni Friska; Wilson Tang; Wily Andresen
JUDIKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): JUDIKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha peternakan kambing merupakan salah satu kegiatan ekonomi masyarakat yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun pada praktiknya masih banyak dikelola secara tradisional dengan keterbatasan dalam aspek manajemen usaha dan pemanfaatan teknologi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peternak kambing di Kabupaten Kampar mengenai manajemen usaha peternakan kambing di era digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan yang mencakup materi manajemen usaha peternakan kambing, pencatatan keuangan sederhana, pemanfaatan teknologi digital, serta pengenalan penyusunan model bisnis menggunakan pendekatan Business Model Canvas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peternak terhadap pentingnya pengelolaan usaha yang terencana, pencatatan keuangan yang sistematis, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendukung operasional dan pemasaran usaha. Selain itu, peternak memperoleh wawasan awal mengenai perencanaan model bisnis usaha peternakan kambing yang lebih terstruktur. Meskipun kegiatan ini belum dilengkapi dengan proses pendampingan, sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan telah memberikan dasar pengetahuan yang penting bagi peternak untuk mulai menerapkan manajemen usaha yang lebih baik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan usaha peternakan kambing yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing di Kabupaten Kampar.
Relevansi Ajaran Siddhartha Gautama tentang Pengelolaan Harta, Meningkatkan Literasi Keuangan Umat Muda Wily Andresen; Wilson Tang; Yuni Friska; Romeo Sangputra; Onny Setyawan
JUDIKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): JUDIKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the relevance of Siddhartha Gautama's teachings on wealth management in improving the financial literacy of the younger generation, particularly at the Dharma Loka Temple in Pekanbaru. The research background is based on the gap between financial literacy and financial inclusion levels in Indonesia, as well as the importance of developing the younger generation to manage their finances wisely in the modern era. The method used was a Community Service activity through seminars, lectures, and practical training conducted face-to-face. The material presented covered basic financial management concepts, simple financial record-keeping, the use of digital technology, and financial management based on Buddhist teachings, particularly the Sigalovada Sutta, which emphasizes the wise distribution of wealth. The results of the activity showed an increase in participants' understanding, awareness, and a change in mindset regarding the importance of planned financial management. Participants also began to understand the importance of distinguishing between needs and wants and showed interest in utilizing digital technology for financial management. Overall, this activity made a positive contribution as an initial step in improving the financial literacy of the younger generation based on Buddhist values. Keywords: financial literacy, wealth management, Buddhism, young generation, community service