Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Aromaterapi Essensial Oil Peppermint Sebagai Terapi Non-Farmakologis Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di BPM Siti Saidah Kota Banjarmasin Gita Nurahmi; Yayuk Puji Lestari; Elvine Ivana Kabuhung; Putri Vidiasari Darsono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1202

Abstract

Latar Belakang : Lebih dari 80% wanita hamil di Indonesia mengalami mual muntah pada trimester pertama. Secara global sekitar 60–70% ibu hamil mengalami emesis gravidarum yang berpotensi berkembang menjadi hiperemesis gravidarum jika tidak ditangani dengan baik. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan adalah aromaterapi essential oil peppermint. Tujuan: Mengetahui efektivitas aromaterapi essensial oil peppermint sebagai terapi non-farmakologis terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di BPM Siti Saidah Kota Banjarmasin. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel sebanyak 30 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Seluruh responden mengalami mual muntah sebelum intervensi (100%). Setelah pemberian aromaterapi, mayoritas responden tidak mengalami mual muntah sebanyak 26 responden (86,7%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = <0,001 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh aromaterapi essensial oil peppermint terhadap penurunan emesis gravidarum. Simpulan : Aromaterapi essensial oil peppermint efektif menurunkan tingkat mual muntah pada ibu hamil trimester I.