Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Dan Pendampingan Digitalisasi Persuratan Desa Kepuh Untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan Administrasi Harun Sujadi; Dony Susandi; Engkos Koswara; Budiman Budiman; Whydiantoro Whydiantoro; Ardi Mardiana; Ade Bastian; Asep Rachmat; Dipa Subandi; Tsaqib Ilham Nur; Jujun Badrujaman
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.15985

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kepuh, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, dengan tujuan mengatasi permasalahan layanan administrasi desa yang selama ini masih dilakukan secara manual. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan akses layanan karena warga harus datang langsung ke kantor desa, proses birokrasi yang panjang, risiko kehilangan arsip fisik, serta keterampilan digital aparatur yang masih perlu ditingkatkan. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan sistem digitalisasi persuratan berbasis web yang memungkinkan warga mengajukan permohonan surat secara daring. Sistem ini dilengkapi fitur login menggunakan email, autentikasi identitas dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan verifikasi selfie dengan KTP, serta persetujuan dokumen melalui tanda tangan digital. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, studi literatur, identifikasi kebutuhan, perencanaan sistem, instalasi aplikasi, sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi pelayanan, transparansi administrasi, serta kepuasan warga yang lebih tinggi terhadap kinerja aparatur desa. Aparatur desa juga mengalami peningkatan keterampilan digital setelah mengikuti pelatihan, sehingga sistem dapat dikelola secara mandiri. Selain manfaat teknis, kegiatan ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung inovasi layanan publik berbasis teknologi. Program ini diharapkan dapat menjadi model penerapan Smart Village yang berkelanjutan, mendukung tata kelola desa yang lebih efektif, serta dapat direplikasi di desa lain dengan kondisi serupa.