Mokh. Sandi Haryanto
Institut Kesehatan Rajawali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN TRANSPERSONAL CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT HARAPAN DAN RESILIENCE PASIEN PASCA STROKE DI RSAU DR. M SALAMUN BANDUNG TAHUN 2026 Salma Nurr Sajidah Oktaliani; Eny Kusmiran; Mokh. Sandi Haryanto; Lisbet Octovia Manalu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56836

Abstract

Transpersonal caring dalam teori Human Caring Jean Watson menekankan hubungan empatik, kehadiran tulus, dan dukungan spiritual dalam praktik keperawatan. Pendekatan ini diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien. Pada pasien pasca-stroke, harapan dan resiliensi berperan penting dalam proses pemulihan dan penyesuaian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas transpersonal caring (Caritas Processes) perawat dengan tingkat harapan dan resiliensi pasien pasca-stroke di RSAU dr. M. Salamun Bandung. Jenis penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 57 responden dengan teknik Accidental sampling. Menggunakan kuesioner Transpersonal Caring (CPC), tingkat harapan (HHI), resilience (CD-RISC), dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan transpersonal caring perawat berada pada sedang (33,3 %), dan rendah (43,9 %). Tingkat harapan pasien berada pada kategori tinggi (45,6 %), dan rendah (54,4%). Resilience berada pada kategori tinggi (49,1%), dan rendah (54,4%). Terdapat hubungan signifikan antara transpersonal caring  perawat dengan tingkat harapan (p = 0,000) dan resilience (p = 0,000). Peningkatan kualitas transpersonal caring berkontribusi terhadap meningkatnya harapan dan resiliensi pasien dalam menghadapi kondisi penyakitnya.