Nerru P Murnaka
Universitas Katolik Parahyangan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effectiveness of Problem-Based Learning Integrated with the STEAM-LABIRIN Approach in Developing Students' Conceptual Understanding and Critical Thinking Skills Yanuar Maulana; Nancy Sussiana; Nerru P Murnaka
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i2.664

Abstract

Maksimal Mengembangkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa sangat penting dalam pembelajaran kimia abad ke-21, namun menumbuhkan kedua kompetensi tersebut secara bersamaan tetap menjadi tantangan yang terus-menerus dalam praktik pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang diintegrasikan dengan pendekatan STEAM-LABIRIN dalam mengembangkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran kimia asam-basa. Metode kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen digunakan, yang melibatkan 68 siswa kelas sebelas. Data dianalisis menggunakan skor normalized gain (N-gain), Analisis Variansi Multivariat (MANOVA), dan Uji Efek Antar-Subjek. Temuan menunjukkan bahwa PBL yang diintegrasikan dengan pendekatan STEAM-LABIRIN memiliki efek simultan yang signifikan secara statistik terhadap pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa. Ketika ditinjau secara terpisah, pendekatan ini secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis, sedangkan pengaruhnya terhadap pemahaman konseptual tidak berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL yang diintegrasikan dengan pendekatan STEAM-LABIRIN sangat efektif dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan memiliki potensi untuk mendukung pengembangan pemahaman konseptual dalam pendidikan kimia.
The Effectiveness of Problem-Based Learning Integrated with the STEAM-LABIRIN Approach in Developing Students' Conceptual Understanding and Critical Thinking Skills Yanuar Maulana; Nancy Sussiana; Nerru P Murnaka
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i2.664

Abstract

Maksimal Mengembangkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa sangat penting dalam pembelajaran kimia abad ke-21, namun menumbuhkan kedua kompetensi tersebut secara bersamaan tetap menjadi tantangan yang terus-menerus dalam praktik pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang diintegrasikan dengan pendekatan STEAM-LABIRIN dalam mengembangkan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran kimia asam-basa. Metode kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen digunakan, yang melibatkan 68 siswa kelas sebelas. Data dianalisis menggunakan skor normalized gain (N-gain), Analisis Variansi Multivariat (MANOVA), dan Uji Efek Antar-Subjek. Temuan menunjukkan bahwa PBL yang diintegrasikan dengan pendekatan STEAM-LABIRIN memiliki efek simultan yang signifikan secara statistik terhadap pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa. Ketika ditinjau secara terpisah, pendekatan ini secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis, sedangkan pengaruhnya terhadap pemahaman konseptual tidak berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL yang diintegrasikan dengan pendekatan STEAM-LABIRIN sangat efektif dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan memiliki potensi untuk mendukung pengembangan pemahaman konseptual dalam pendidikan kimia.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah Terintegrasi STEAM Berbantuan Labirin terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Eni Windiastuti; Nancy Susianna; Nerru P Murnaka
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v3i1.687

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk mempersiapkan murid menghadapi tantangan abad ke-21. Pembelajaran pada materi gelombang di jenjang sekolah menengah pertama masih cenderung berpusat pada guru sehingga keterlibatan murid dalam proses berpikir kritis belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh integrasi Labirin dalam Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) berbasis STEAM terhadap keterampilan berpikir kritis murid sekolah menengah pertama pada materi gelombang. Metode kuasi eksperimen dengan Desain Kelompok Kontrol Non-ekuivalen digunakan pada 52 murid kelas VIII yang terbagi menjadi kelas eksperimen (26 murid) dan kelas kontrol (26 murid). Instrumen penelitian berupa tes uraian keterampilan berpikir kritis yang disusun berdasarkan indikator Facione. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t sampel independen terhadap skor Gain Ternormalisasi (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan rerata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,671, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,400. Uji-t sampel independen memperoleh nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis yang signifikan antara kedua kelas. Integrasi Labirin dalam PBM berbasis STEAM terbukti efektif menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna sehingga mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid sekolah menengah pertama
Pengaruh Integrasi STEAM-Labirin dalam Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah pada Materi Siklus Air di Sekolah Dasar Teresia Dwi Rustini Ningsih; Nancy Susianna; Nerru P Murnaka
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/t0594s62

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran ilmu pengetahuan alam di sekolah dasar. Proses pembelajaran, sayangnya, masih didominasi oleh kegiatan yang berorientasi pada penguasaan konsep sehingga peserta didik belum memperoleh pengalaman belajar yang mengembangkan kemampuan menyelesaikan masalah kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh integrasi STEAM-Labirin dalam Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap kemampuan memecahkan masalah peserta didik pada materi siklus air. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu tipe desain kelompok kontrol dengan tes awal dan tes akhir. Sampel penelitian terdiri atas 40 peserta didik kelas V sekolah dasar yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan memecahkan masalah yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara deskriptif serta dilanjutkan dengan Uji Mann-Whitney U dan analisis Gain Ternormalisasi (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan memecahkan masalah peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol (p = 0,005). Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen (0,694) juga lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (0,578). Temuan tersebut membuktikan bahwa integrasi STEAM-Labirin dalam Pembelajaran Berbasis Masalah efektif meningkatkan kemampuan memecahkan masalah peserta didik pada materi siklus air. Hasil penelitian ini menawarkan alternatif desain pembelajaran yang memadukan pendekatan STEAM dengan pengalaman belajar yang seru, interaktif, dan merdeka sehingga mampu mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21.