p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Basataka (JBT)
Butar-Butar, Ningrum Melati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MAKNA SIMBOLIK DALAM UMPASA BATAK TOBA Sinaga, Citra Dewi; Butar-Butar, Ningrum Melati; Situmorang, Roberta Veronika; Celia, Najwah Laras; Sinaga, Yuni Astika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.946

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna simbolik dalam umpasa Batak Toba, sastra lisan yang digunakan dalam berbagai ritual adat (seperti pernikahan, manulangi, dan mangokkar holi) sebagai media pewarisan nilai-nilai luhur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, berlandaskan pada filsafat postpositivisme. Pendekatan ini dipilih karena peneliti bertujuan meneliti kondisi objek yang alamiah, yaitu teks umpasa Batak Toba. Sesuai dengan sifat kualitatifnya, data yang dianalisis adalah data verbal berupa kata-kata dari teks-teks umpasa tersebut.  Dalam penelitian kualitatif ini, peneliti bertindak sebagai instrumen kunci. Analisis data dilakukan secara induktif melalui teknik semantik dan semiotik. Teknik ini krusial untuk mengungkap secara mendalam dan interpretatif arti simbol-simbol budaya yang terkandung dalam umpasa. Hasil analisis menunjukkan umpasa berfungsi sebagai fondasi penanaman nilai kelembutan hati, harmoni, tanggung jawab, dan penghormatan leluhur. Dengan fokus pada metode kualitatif, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang warisan budaya lisan Batak Toba.
ANALISIS TRANSFORMASI NILAI ADAT MARTONGGO RAJA DI ERA MODERNISASI MASYARAKAT BATAK TOBA Sitorus, Novellyn Debora; Butar-Butar, Ningrum Melati; Sinaga, Cristine Fitta Homasan
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1197

Abstract

Di tengah arus modernisasi yang ditandai oleh perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi, praktik adat masyarakat Batak Toba menghadapi tantangan berupa pergeseran nilai, termasuk dalam tradisi Martonggo Raja sebagai forum musyawarah adat. Kondisi ini menimbulkan urgensi untuk memahami bagaimana nilai-nilai adat dipertahankan atau ditransformasikan dalam konteks kekinian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi nilai adat Martonggo Raja dalam masyarakat Batak Toba. Martonggo Raja berperan penting dalam menjaga keseimbangan sosial berdasarkan prinsip Dalihan Na Tolu: hormat kepada hula-hula, kasih kepada boru, dan solidaritas dengan dongan sabutuha. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi fokus melalui wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen adat di Kota Pematangsiantar. Hasil penelitian menunjukkan transformasi dalam tiga aspek: (1) bentuk, dari musyawarah komunal menjadi lebih adaptif; (2) makna, dari simbol sakral menjadi praktik sosial; dan (3) fungsi, dari kewajiban adat menjadi ekspresi identitas budaya. Meskipun demikian, nilai inti seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap leluhur tetap bertahan. Dengan demikian, Martonggo Raja tetap relevan sebagai wadah sosial dan spiritual di tengah modernisasi.