Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Artificial Intelligence Untuk Pembuatan Media Ajar Inovatif bagi Guru Sekolah Dasar Di SD Negeri 1 Muneng, Balong, Ponorogo Ghulam Asrofi Buntoro; Indah Puji Astuti; Khoiru Nurfitri; Abdul Rosyid
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.7648

Abstract

Era digital menuntut guru mampu menciptakan media pembelajaran inovatif dan interaktif sesuai kebutuhan siswa. Namun, banyak guru Sekolah Dasar di daerah pedesaan mengalami keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (AI). Pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan AI untuk membuat media ajar inovatif bagi guru?guru di SD Negeri 1 Muneng, Balong, Ponorogo. Metode meliputi survei kebutuhan, penyusunan modul, sosialisasi, workshop pelatihan, pendampingan praktik, dan evaluasi melalui pre?test dan post?test serta angket kepuasan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari sabtu, tanggal 27 September 2025 di SD Negeri 1 Muneng, Balong, Ponorogo. Partisipan adalah seluruh guru SD Negeri 1 Muneng, jumlah 11 orang. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi guru: 85% guru merasa lebih percaya diri menggunakan AI dalam pembelajaran; 70% mampu menghasilkan media ajar digital secara mandiri berupa kuis interaktif, video pembelajaran, dan materi berbasis gamifikasi. Kegiatan ini berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran di sekolah dasar pedesaan dan membuka peluang berkelanjutan untuk integrasi teknologi AI.   
Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sambiganen melalui Edukasi Budidaya Kopi, Pemanfaatan Limbah Organik menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL) dan Pupuk Kompos, serta Pendampingan Belajar bagi Anak Usia Sekolah Dasar Abdul Rosyid; Ghulam Asrofi Buntoro; Heru Dwi Setiawan; Tiara Ambarningtyas Putri Deswara; Alinda Nur Laila Nisa
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): September : Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v5i3.5537

Abstract

Sambiganen Village has significant potential in the coffee plantation sector; however, its management remains suboptimal due to farmers' limited knowledge of proper cultivation techniques, particularly regarding strategic planting locations, pruning, and pest control. In addition, the village faces challenges related to the accumulation of household and garden organic waste, as well as a lack of learning assistance for elementary school-age children. This community service program addressed these three issues through an integrated approach: (1) extension services on coffee cultivation; (2) training in producing Local Microorganisms (MOL), which serve two functions once fermentation succeeds direct application to planting media as a liquid bio-fertilizer, and use as a natural bioactivator that replaces EM4 in producing liquid and solid composted fertilizer using a modified, filter-equipped drum; and (3) a creative learning class for elementary school-age children. The program used a Community Based Research (CBR) approach consisting of four stages: laying the foundation, planning, information gathering, and acting on findings, in partnership with the Agricultural Extension Officer (PPL) of Ngrayun Sub-district. Results showed increased farmer understanding of coffee cultivation techniques, growing community self-reliance in organic waste processing, and improved learning engagement among children.