Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Komunitas Belajar Berbasis Kolaborasi dalam Membentuk Student Engagement Siswa Sekolah Dasar di SD Pejagan 02 Lukit Adi Syam Ari; Wegang Sri Sulanjari; M.Yusuf Supriyadi; Anam Sutopo; Darsinah Darsinah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunitas belajar berbasis kolaborasi dalam membentuk student engagement siswa sekolah dasar di SDN Pejagan 02. Fenomena yang dikaji berangkat dari masih rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam proses, pengalaman, dan interaksi yang terjadi dalam pembelajaran kolaboratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru kelas VI, observasi partisipatif selama proses pembelajaran, serta dokumentasi kegiatan belajar. Informan dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif dalam praktik pembelajaran kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif membentuk komunitas belajar yang mendorong keterlibatan siswa dalam tiga dimensi utama, yaitu kognitif, emosional, dan perilaku. Siswa menunjukkan peningkatan pemahaman konsep melalui diskusi dan peer teaching, meningkatnya motivasi dan rasa percaya diri, serta partisipasi aktif dalam kegiatan kelompok. Selain itu, ditemukan dinamika interaksi sosial berupa pembentukan peran dalam kelompok secara alami, meskipun masih terdapat tantangan seperti partisipasi yang tidak merata dan keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas belajar berbasis kolaborasi berperan penting dalam menciptakan keterlibatan siswa yang bermakna. Secara teoretis, temuan ini memperkuat perspektif konstruktivisme sosial, sementara secara praktis memberikan implikasi bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih partisipatif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran kolaboratif dalam konteks yang lebih luas dan beragam.