Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Berbasis Pengalaman Mahasiswa Relawan Pajak: Studi Kualitatif di KPP Mulyorejo Putri Yunita; Erlina Yunanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman serta pembelajaran yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti Program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) di KPP Pratama Mulyorejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan relawan pajak. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman mahasiswa dalam Program Relawan Pajak untuk Negeri memberikan berbagai manfaat, meliputi peningkatan pengetahuan perpajakan, keterampilan komunikasi dengan wajib pajak, kemampuan menyelesaikan masalah, serta peningkatan rasa percaya diri dan kesiapan memasuki dunia kerja. Selain itu, mahasiswa juga menghadapi berbagai tantangan seperti menghadapi wajib pajak dengan tingkat pemahaman yang beragam, kendala teknis dalam sistem perpajakan digital, dan pengelolaan waktu antara kegiatan perkuliahan dengan tugas sebagai relawan. Temuan ini menegaskan bahwa keterlibatan langsung dalam pelayanan perpajakan mampu memperkuat pemahaman konseptual melalui praktik nyata sekaligus membentuk sikap profesional mahasiswa. Interaksi intensif dengan wajib pajak mendorong kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan memberikan edukasi secara efektif. Pengalaman tersebut juga memperluas wawasan mengenai peran administrasi perpajakan dalam mendukung kepatuhan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya integritas dalam memberikan layanan publik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa program relawan pajak layak dipertahankan dan dikembangkan sebagai sarana pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan teori dengan praktik profesional. Hasil penelitian diharapkan menjadi masukan bagi perguruan tinggi, otoritas perpajakan, serta penyelenggara program dalam meningkatkan kualitas pembinaan, pendampingan, evaluasi, dan efektivitas pelaksanaan kegiatan pada masa mendatang sehingga manfaat yang diterima mahasiswa maupun masyarakat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan bersama.
Implementasi Budaya Kerja dan Kinerja Karyawan di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo Kristina Jijin Bhau; Maria Mellania Deflina Djawa; Maria Cindi Elvira Manek; Erlina Yunanti; Fathur Rosi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10139

Abstract

Penelitian ini menyajikan kajian mendalam mengenai pola implementasi budaya kerja dan kaitannya dengan kualitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Sebagai salah satu kecamatan dengan intensitas pelayanan publik tertinggi di Provinsi Jawa Timur, Kecamatan Waru menjadi konteks yang relevan dan representatif untuk dikaji dalam perspektif reformasi birokrasi berbasis nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memungkinkan penggalian data secara otentik dan kontekstual, dengan tiga instrumen pengumpulan data yang saling melengkapi; observasi partisipatif selama kegiatan magang, wawancara tidak terstruktur dengan aparatur dari berbagai jenjang, serta analisis dokumenter terhadap laporan kinerja, rekap absensi, dan standar operasional prosedur yang berlaku. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Kecamatan Waru telah mengadopsi nilai-nilai dasar ASN berbasis kerangka BerAKHLAK dalam praktik operasional harian, terutama pada dimensi kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim antarpegawai. Namun demikian, sejumlah tantangan struktural masih menghambat implementasi yang merata, di antaranya kesenjangan internalisasi nilai antargenerasi, absennya program pembinaan budaya yang terencana secara sistematis, serta keterlambatan adopsi teknologi digital dalam proses pelayanan. Evaluasi kinerja melalui mekanisme Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) menunjukkan hasil yang secara umum masuk kategori baik, meskipun aspek inovasi layanan, pemerataan beban kerja antarseksi, dan pengelolaan sistem penghargaan berbasis prestasi masih memerlukan perhatian serius. Analisis lebih lanjut mengkonfirmasi adanya korelasi positif yang bermakna antara kekuatan internalisasi budaya kerja dengan tingkat kinerja individual maupun kolektif pegawai.