Arbaiyah Arbaiyah
Poltekkes Kemenkes Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Zulkarnaini Zulkarnaini; Nora Hayani; Azwarni Azwarni; Idwar Idwar; Arbaiyah Arbaiyah; Keumalahayati Keumalahayati
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v6i1.1308

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit perkembangan jumlah penderita semakin meningkat. Penyakit ini menyebabkan gangguan metabolik dimana kemampuan tubuh untuk memanfaatkan glukosa, lemak dan protein terganggu karena defisiensi insulin. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menguji faktor – faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 87 orang responden. Penelitian dilakukan pada tahun Juli – Oktober 2025, di wilayah kerja Puskesmas Langsa Barat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terkait karakteristik responden, kemudian untuk mengukur pengetahuan menggunakan kuesioner DKQ-24, mengukur dukungan keluarga menggunakan HDFSS, kuisioner stres menggunakan DASS 21 dan Kualitas hidup menggunakan kuisioner WHOQOL-BREF. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan signifikan variabel usia, pendidikan, status pernikahan,pengetahuan, dukungan keluarga dan stres sengan kualitas hidup penderita diabetes tipe 2, dan tidak ada hubungan signifikan variabel jenis kelamin, pekerjaan dan lama menderita diabetes dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus tipe 2. Faktor yang hubungannya paling dominan dengan kualitas hidup penderita diabetes tipe 2 adalah dukungan keluarga. Diharapkan tenaga perawat dan fasyankes untuk mengedukasi penderita diabetes tentang preventif dan promotif serta kuratif dalam menejemen diri penderita, serta memotivasi keluarga untuk terus mendampingi penderita sehingga meningkatkan kualitas hidup penderita.