Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Inkonsistensi Kebijakan Sertifikasi Keamanan Pangan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis Mohamamd Makbul; Awan Dharmawan; Muhaimin
Journal of Law and Administrative Science Vol. 4 No. 1 (2026): JLAS: Journal of Law and Administrative Science (April)
Publisher : Universitas Teknologi Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33478/jlas.v4i1.52

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam upaya pemenuhan gizi masyarakat yang dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyedia layanan pangan. Dalam implementasinya, setiap SPPG diwajibkan memiliki sejumlah legalitas keamanan pangan, seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), dan Sertifikat Halal guna menjamin mutu serta keamanan produk makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat. Namun demikian, masih ditemukan SPPG yang belum memenuhi persyaratan sertifikasi tersebut tetapi telah beroperasi dan ditetapkan sebagai penyedia layanan dalam Program MBG. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk inkonsistensi regulasi dalam sertifikasi keamanan pangan pada SPPG serta mengkaji dampaknya terhadap implementasi Program MBG. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi terkait implementasi sertifikasi keamanan pangan pada SPPG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inkonsistensi regulasi terjadi akibat disharmoni kebijakan antar institusi, perbedaan standar operasional sertifikasi, lemahnya mekanisme validasi dan audit oleh Badan Gizi Nasional (BGN), serta seringnya pelanggaran administratif dan rendahnya penerapan sanksi. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya jaminan kualitas dan keamanan pangan, ketidakpastian standar kandungan gizi produk makanan, serta potensi kerugian bagi penerima manfaat, khususnya siswa, ibu menyusui, dan lansia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi regulasi, standardisasi mekanisme sertifikasi, serta penguatan koordinasi dan konsistensi penerapan sanksi merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas sertifikasi keamanan pangan pada SPPG guna mendukung keberhasilan implementasi Program MBG secara berkelanjutan.
“PENYELESAIAN SENGKETA KETERBUKAAN INFORMASI MELALUI AJUDIKASI NON LITIGASI BERBASIS PADA PELAYANAN PUBLIK YANG ADAPTIF DI JAWA TIMUR” Awan Dharmawan; Moh Makbul; Muhaimin; Orce Kabunggul; Zulharman
Journal of Law and Administrative Science Vol. 4 No. 1 (2026): JLAS: Journal of Law and Administrative Science (April)
Publisher : Universitas Teknologi Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33478/jlas.v4i1.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Penyelesaian sengketa Informasi (PSI) Publik melalui Ajudikasi Non Litigasi berbasis konsep Pelayan Publik yang Adaptif oleh Komisi Informasi Jawa Timur. Dalam Penelitian ini Analisa yang digunakan melaui pendekatan Teori Peran (Anis Rachma Utary, 2014) yang berkaitan dengan judul serta menggunakan Metode Pendekatan Kualitatif yang bersifat Deskriptif (Sugiyono, 2017). Observasi yang dilakukan dengan melakukan metode wawancara (M.Nazir, 2017) pada 6 orang informan yang mengetahui masalah penelitian.Dari Hasil Observasi yang dilakukan terkait indikator Dimensi yang ada yaitu : Regulatory Role; Enabling Role; Direct Provision of good and Services, 2 (dua) indikator menunjukan bahwa Penyelesaian Sengketa Informasi melalui Ajudikasi Non Litigasi sudah tercapai dengan baik sesuai pendekatan indikator yang ada diantaranya melalui kesepakatan damai (Mediasi) dan pencabutan gugatan. Salah satu indikator tidak tercapai karena pengelolaan penyelesaian sengketa tidak menunjukan hasil yang maksimal dalam total jumlah kesepakatan damai (mediasi) dan total jumlah pencabutan gugatan, namun secara keseluruhan berdasarkan pendekatan teori yang ada, Penyelesaian sengketa Informasi (PSI) Publik melalui Ajudikasi Non Litigasi berbasis Pelayan Publik yang Adaptif sudah sesuai. Kata Kunci : Penyelesaian sengketa Informasi Publik, Komisi Informasi, Ajudikasi Non Litigasi
Optimalisasi Pelayanan Adminitrasi Kependudukan dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Pengolahan Sampah di Kelurahan Sutorejo Kota Surabaya Lilian Lilian; Mohammad Makbul; Awan Dharmawan
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i1.315

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan, khususnya percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah di Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kota Surabaya. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, edukasi, dan pendampingan langsung kepada masyarakat yang dilaksanakan selama 7 hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kelancaran pelayanan administrasi publik, terbuktinya warga yang berhasil melakukan aktivasi IKD, perekaman E-KTP, dan pendaftaran program Perlinsos. Meskipun demikian, pelaksanaan di lapangan masih dihadapkan pada kendala teknis seperti ketidakstabilan jaringan internet dan rendahnya literasi digital, khususnya pada kelompok lansia. Selain pelayanan administrasi, program ini juga berhasil memfasilitasi warga dalam memilah sampah daur ulang yang bernilai ekonomis. Kesimpulannya, sinergi antara mahasiswa, aparatur kelurahan, dan masyarakat sangat penting dalam mengakselerasi transformasi digital pelayanan publik yang inklusif sekaligus membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di tingkat akar rumput.
Pemberdayaan Ekonomi Lokal melalui Optimalisasi Layanan Simpan Pinjam dan PPOB di KUD Rukun Jaya Desa Rowotamtu Kabupaten Jember Nandita Meidyah Rahayu Putri Riskasari; Mohammad Makbul; Awan Dharmawan
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i1.354

Abstract

Koperasi Unit Desa (KUD) dapat menjadi penghubung layanan keuangan dan transaksi masyarakat desa, tetapi keberlanjutan perannya membutuhkan administrasi yang tertib, pengelolaan pinjaman yang hati-hati, dan informasi layanan yang mudah dipahami. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui optimalisasi layanan simpan pinjam dan Payment Point Online Bank (PPOB) di KUD Rukun Jaya, Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Kegiatan dilaksanakan melalui tujuh kali kunjungan pada 2–5 Juni dan 9–11 Juni 2025. Metode pengabdian menggunakan pendampingan langsung, observasi aktivitas kerja, diskusi informal dengan pengurus dan staf, bantuan administrasi, penataan dokumen, serta sosialisasi layanan kepada warga. Kegiatan mencakup penyusunan bukti pembayaran, perapian rekap jurnal, pengisian formulir pengajuan ulang pinjaman, pengelompokan arsip anggota, dan pengenalan layanan PPOB. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa format pencatatan dan pengarsipan dapat ditata lebih sistematis, sementara sosialisasi membantu warga memahami pilihan pembayaran yang tersedia melalui PPOB. Observasi juga menemukan kendala berupa kredit macet, kelengkapan persyaratan pinjaman yang belum konsisten, rendahnya pemahaman sebagian warga mengenai koperasi, dan perlunya penguatan disiplin kerja. Karena kegiatan tidak menggunakan pengukuran kuantitatif sebelum dan sesudah intervensi, hasil dibaca sebagai capaian operasional dan temuan deskriptif, bukan bukti dampak terukur. Penguatan prosedur kredit, standar administrasi, edukasi anggota, dan evaluasi kerja berkala diperlukan untuk menjaga keberlanjutan perbaikan
Akselerasi Transformasi Digital Pelayanan Publik: Edukasi dan Pendampingan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kecamatan Wiyung Kota Surabaya R. Nida Kurnia Rahim; Mohammad Makbul; Awan Dharmawan
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i1.355

Abstract

Transformasi digital dalam administrasi kependudukan merupakan pilar utama reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang responsif, efektif, dan efisien. Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri hadir sebagai inovasi strategis untuk memindahkan dokumen kependudukan fisik ke dalam sistem aplikasi berbasis smartphone. Namun, dalam implementasinya di tingkat akar rumput, khususnya di Kantor Kecamatan Wiyung Kota Surabaya, proses adopsi IKD masih menghadapi sejumlah kendala mendasar. Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri ini bertujuan untuk: (1) menganalisis tingkat pemahaman dan literasi digital warga Kecamatan Wiyung terkait KTP Digital, (2) mengidentifikasi hambatan teknis maupun non-teknis dalam proses aktivasi IKD, serta (3) memberikan edukasi, pendampingan langsung, dan melahirkan formulasi solusi pelayanan publik. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Service yang mengombinasikan observasi partisipatif, pendampingan direct service one-on-one, wawancara mendalam dengan warga pemohon serta Sekretaris Camat (Wartono, ST, MM) dan aparatur pelayanan, serta pencatatan logbook berkala selama 7 kali kunjungan lapangan dari bulan Mei hingga Juni 2025. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendampingan intensif mahasiswa berhasil meningkatkan secara signifikan jumlah warga yang teraktivasi IKD serta mempercepat alur pelayanan administrasi kependudukan. Hambatan utama yang ditemukan meliputi rendahnya literasi digital di kalangan lansia, ketakutan akan keamanan data pribadi, kendala teknis perangkat smartphone dan email tidak aktif, serta tingginya beban antrean pelayanan gabungan. Sebagai solusi, kegiatan ini merekomendasikan pembentukan Pojok IKD Dedicated, penyediaan media edukasi visual infografis, serta integrasi wajib (bundling) aktivasi IKD dalam setiap pengurusan dokumen kependudukan fisik.
Peningkatan Interaksi Sosial dan Edukasi Kreatif bagi Anak Berkebutuhan Khusus melalui Pendampingan Mahasiswa di UPTD Kampung Anak Negeri Kalijudan Surabaya Yudha Putra Pamungkas; Mohammad Makbul; Awan Dharmawan
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i1.356

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan kelompok rentan yang memerlukan pendekatan spesifik dalam pengasuhan dan pendidikannya. UPTD Kampung Anak Negeri Kalijudan Surabaya, sebagai fasilitas pelayanan sosial milik Pemerintah Kota Surabaya, menampung puluhan anak yatim piatu dan ABK. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dengan tujuan untuk meningkatkan interaksi sosial, stimulasi kognitif, dan kreativitas anak-anak ABK. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah observasi partisipatif dan pendampingan langsung selama tujuh minggu kunjungan rutin (Mei–Juli 2025). Program kerja yang diimplementasikan meliputi terapi musik dan bernyanyi bersama, stimulasi motorik halus melalui pengenalan warna primer dan permainan sensorik, edukasi visual pengenalan hewan, serta kegiatan terapi seni seperti membuat bingkai foto dari stik es krim dan melukis. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan responsibilitas anak-anak dalam berinteraksi, peningkatan fokus dan koordinasi motorik, serta terbentuknya lingkungan emosional yang lebih hangat. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa pendekatan humanis dalam pelayanan publik yang dilakukan oleh mahasiswa mampu menjembatani kebutuhan emosional anak-anak dengan program pemerintah yang telah berjalan, sekaligus melatih empati mahasiswa dalam menghadapi realitas sosial di lapangan.
Kegiatan Bakti Sosial sebagai Bentuk Dukungan Kepada Anak-Anak Disabilitas di UPTD Kampung Anak Negeri Kalijudan Surabaya Laela Ariyani; Mohammad Makbul; Awan Dharmawan
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i1.357

Abstract

Anak-anak disabilitas sering kali menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses pendidikan, perlindungan, dan pengembangan diri. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui skema Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri ini bertujuan untuk meningkatkan dukungan sosial dan inklusi bagi anak-anak penyandang disabilitas di UPTD Kampung Anak Negeri Kalijudan Surabaya. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup pendampingan langsung, kegiatan interaktif, dan terapi seni selama tujuh minggu kunjungan lapangan secara berkala. Pendekatan yang diterapkan difokuskan pada stimulasi kognitif, motorik, dan bahasa melalui berbagai media, terutama musik dan permainan edukatif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan respons sosial, kreativitas, serta stabilitas emosi pada anak-anak. Bernyanyi dengan gerakan tangan terbukti efektif dalam melatih motorik dan pengenalan huruf. Meskipun terdapat kendala komunikasi dan keterbatasan sarana, adaptasi program melalui pendekatan personal mampu mengatasi hambatan tersebut. Kesimpulannya, pengabdian ini membuktikan bahwa intervensi yang fleksibel, humanis, dan kreatif sangat esensial dalam mendukung pengembangan potensi anak-anak disabilitas serta membangun kesadaran inklusif di lingkungan pelayanan sosial.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendampingan Administrasi Kependudukan dan Pelayanan Jemput Bola di Kelurahan Balongsari Kota Surabaya Pristi Restuono Putro; Mohammad Makbul; Awan Dharmawan
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i1.350

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi yang memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan membantu menyelesaikan kebutuhan lokal. Kegiatan KKN Mandiri di Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, dilaksanakan pada 3 Juni sampai 1 Juli 2025 dalam tujuh kali pertemuan. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan administrasi kependudukan, pemutakhiran data, serta pelayanan jemput bola. Metode pengabdian menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif melalui koordinasi awal dengan pemerintah kelurahan, observasi lapangan, pendampingan pelayanan, verifikasi berkas, pendataan, kunjungan rumah, dan dokumentasi kegiatan. Program meliputi konsultasi dan panggilan KTP/KIA, pendampingan perubahan data KTP dan KK, pelayanan malam untuk perekaman KTP elektronik, pengumpulan dan verifikasi dokumen KIA, pendataan pendidikan anak pada RW 1–7, pendataan dan analisis persil bangunan, serta pendampingan pelayanan pembayaran PBB di Balai RW 05. Pada kegiatan pembayaran PBB tercatat 30 objek pajak. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan langsung dan jemput bola membantu mendekatkan pelayanan kepada warga, khususnya warga yang menghadapi keterbatasan waktu, kelengkapan dokumen, atau kesulitan memahami prosedur administratif. Kegiatan juga memperkuat koordinasi antara mahasiswa, perangkat kelurahan, RT/RW, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Namun, dampak program dalam artikel ini dinilai secara kualitatif karena laporan kegiatan belum memuat pengukuran kuantitatif sebelum dan sesudah intervensi. Keberlanjutan program memerlukan dukungan perangkat, jaringan, pengaturan jadwal pelayanan, pendataan terpadu, dan kolaborasi dengan kader masyarakat.
Optimalisasi Potensi Anak Berkebutuhan Khusus melalui Kegiatan Kreatif dan Terapi Edukatif di UPTD Kampung Anak Negeri Kalijudan Surabaya Aysha Jasmin Kamilia Torori; Mohammad Makbul; Awan Dharmawan
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i1.358

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan kelompok yang rentan dan membutuhkan pendekatan khusus dalam pengasuhan serta pendidikannya. UPTD Kampung Anak Negeri Kalijudan Surabaya adalah lembaga pelayanan sosial yang menampung anak-anak terlantar dan ABK. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri, yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi, meningkatkan rasa percaya diri, serta memberikan stimulasi kognitif dan sosial pada ABK melalui kegiatan kreatif dan terapi edukatif. Metode yang digunakan mencakup observasi partisipatif dan pendampingan langsung selama tujuh minggu kegiatan rutin. Program kerja yang dilaksanakan meliputi bernyanyi, membacakan dongeng, bakti sosial, mewarnai/menghias bingkai foto, bergotong-royong, membuat kerajinan origami, hingga bermain puzzle. Hasil pengabdian menunjukkan dampak positif yang signifikan pada anak-anak, seperti peningkatan keterlibatan aktif, peningkatan rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, dan stabilitas emosi. Kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam menumbuhkan rasa empati dan memberikan inspirasi metode pembinaan yang lebih kreatif bagi staf pendamping UPTD.