Muh. Jufri Nur Syam
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi dan Implementasi Website Etnomatematika Interaktif sebagai Media Digital Edukasi Budaya di Kawasan Benteng Somba Opu Rusli; Ja'faruddin; St. Zulaiha Nurhajarurahmah; Muh. Jufri Nur Syam; Siti Irtiyah Kamal; Anugrah Ilahi Al-Khalfatz
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.46

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan berbasis budaya di kawasan cagar budaya Indonesia, khususnya yang mengintegrasikan konsep matematika, masih sangat terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mensosialisasikan dan mengimplementasikan website etnomatematika interaktif sebagai media digital edukasi budaya di kawasan Benteng Somba Opu, Makassar. Website yang dikembangkan memuat lima fitur utama: virtual tour 360 derajat, artikel konsep matematika pada rumah adat, proyek geometri, model 3D bangunan, serta visualisasi udara berbasis drone. Platform ini mencakup 22 rumah adat dari berbagai suku di Sulawesi Selatan, Museum Karaeng Pattingalloang, dan Baruga Benteng Somba Opu. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahapan: persiapan dan pengembangan website, sosialisasi kepada UPT Taman Budaya Benteng Somba Opu, serta implementasi edukasi kepada 30 siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Makassar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, lembar kerja identifikasi geometri, dan angket respons siswa berskala Likert empat poin. Analisis angket menggunakan SPSS menunjukkan nilai reliabilitas Cronbach's Alpha sebesar 0,903. Rata-rata skor respons siswa mencapai 3,36 dari skala 4 dengan persentase capaian 84,00%, yang termasuk kategori sangat baik. Distribusi jawaban menunjukkan 87,7% pilihan berada pada kategori setuju atau sangat setuju. Sosialisasi kepada pihak instansi memperoleh penerimaan yang sangat baik. Seluruh siswa (100%) berhasil menyelesaikan lembar kerja identifikasi minimal tiga konsep geometri dari rumah adat yang dijelajahi. Digitalisasi warisan budaya melalui integrasi etnomatematika dan teknologi interaktif berpotensi mendukung pembelajaran geometri kontekstual berbasis budaya lokal sekaligus menjadi sarana pelestarian cagar budaya.