Kallyn Nasywa Hafizhah
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fear of Judgment di Media Sosial dan Konsep Husnuzan dalam Islam Kallyn Nasywa Hafizhah; Nadia Chairiyah Syah; Aditya Andung Saputra; Abdul Fadhil
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rise of social media has given rise to the phenomenon of “fear of judgment”, the fear of negative evaluation that can trigger anxiety, low selfesteem, and hinder freedom of expression. This study aims to analyze the phenomenon of “fear of judgment” on social media and the relevance of the concept of husnuzan in Islam as a means of addressing it. The study employed a literature review method by examining relevant journals, books, and scientific sources. The results show that the “fear of judgment” is influenced by social standards, negative comments, and the desire to gain validation from other users. The concept of husnuzan in Islam has proven relevant for reducing social anxiety, promoting inner peace, and fostering healthier digital interactions. Thus, the application of husnuzan has the potential to create a more positive social media environment that supports users’ mental health.
Pengaruh Kontrol Diri Islami (Mujahadah An-Nafs) Terhadap Tingkat Kecanduan Cyberloafing pada Mahasiswa Muhammad Rifat Zaki; Kallyn Nasywa Hafizhah; Raihan Daffa Ramadhan; Wanda Amelia; Afait Rahim; Nazua Zaskia
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 12 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v12i3.19201

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam mengakses informasi dan mendukung proses pembelajaran. Namun, penggunaan internet yang tidak terkontrol dapat memunculkan perilaku cyberloafing, yaitu aktivitas penggunaan internet untuk kepentingan pribadi yang tidak berkaitan dengan kegiatan akademik selama proses pembelajaran berlangsung. Salah satu faktor yang diduga dapat memengaruhi tingkat cyberloafing adalah kontrol diri. Dalam perspektif psikologi Islam, kontrol diri diwujudkan melalui konsep mujahadah an-nafs, yaitu upaya individu untuk mengendalikan hawa nafsu dan dorongan yang dapat mengarahkan pada perilaku negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri Islami (mujahadah an-nafs) terhadap tingkat kecanduan cyberloafing pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa perguruan tinggi, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kontrol diri Islami (mujahadah an-nafs) dan skala kecanduan cyberloafing. Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri Islami (mujahadah an-nafs) berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kecanduan cyberloafing pada mahasiswa, dengan kontribusi sebesar 23,4% terhadap variasi kecanduan cyberloafing. Arah pengaruh ini berlawanan dengan hipotesis awal yang mengasumsikan hubungan negatif, sehingga temuan ini dimaknai melalui perspektif ego depletion, yang menjelaskan bahwa kapasitas kontrol diri yang banyak dicurahkan pada ranah spiritual dapat menyisakan sumber daya pengendalian diri yang lebih terbatas untuk mengatur perilaku digital sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian psikologi Islam serta menjadi dasar empiris dalam merumuskan strategi yang lebih kontekstual untuk mengatasi perilaku cyberloafing di lingkungan perguruan tinggi.