Tuti Haryanti
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Proyek Sistem Informasi Persediaan pada PT. Bandung Scientific Technical Indonesia (PT.BSTI) Tuti Haryanti; Alfrino Patriando Adam; Yehezkhiel Michael Mulyadi; Najwa Nur Aziz; Mario Ivan Raphael Maningkas; Aileen Paike Budihardjo
Journal of Artificial Intelligence and Technology Information (JAITI) Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Number 2 June 2026
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/jaiti.v4i2.300

Abstract

Penelitian ini mengkaji perencanaan proyek pengembangan Sistem Informasi Persediaan pada PT. Bandung Scientific Technical Indonesia (PT. BSTI) sebagai upaya memperkuat keteraturan, ketepatan, dan efisiensi pengelolaan data persediaan. Permasalahan yang menjadi dasar kajian adalah data persediaan yang masih berpotensi tersebar pada dokumen fisik, email, dan Microsoft Excel, sehingga proses pencarian data, pemantauan stok, pencatatan barang masuk dan keluar, serta penyusunan laporan belum berjalan optimal. Tujuan penelitian ini adalah menyusun rancangan manajemen proyek perangkat lunak yang memuat kebutuhan fungsional, jadwal pelaksanaan, pembagian sumber daya manusia, estimasi anggaran, asumsi, kendala, dan risiko proyek. Metode yang digunakan berupa perencanaan proyek perangkat lunak melalui identifikasi kebutuhan pengguna, penyusunan fungsi sistem, pengembangan Work Breakdown Structure, penyusunan Gantt Chart, estimasi biaya, serta analisis risiko. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sistem informasi persediaan berbasis web dapat mendukung bagian persediaan, bagian penjualan, bagian pembelian, dan manajemen dalam mengelola data barang, pemasok, pelanggan, transaksi barang masuk, barang keluar, faktur, surat jalan, serta laporan stok secara terintegrasi. Perencanaan proyek yang sistematis juga membantu mengurangi potensi keterlambatan, perubahan ruang lingkup, dan ketidaksesuaian hasil sistem dengan kebutuhan pengguna. Dengan demikian, rancangan proyek ini dapat menjadi landasan awal bagi pengembangan Sistem Informasi Persediaan PT. BSTI yang lebih terarah, efektif, terukur, serta mudah dievaluasi dalam pelaksanaan proyek berikutnya.
Pendekatan Hybrid Data Assessment Weighting dan Simple Additive Weighting untuk Evaluasi Kinerja Operator Produksi pada Industri Elektronik Donaya Pasha; Indah Hartati; Tuti Haryanti; Yuri Rahmanto; Very Hendra Saputra
Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science (ITSECS) Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4 Number 4 October 2026 (Issue in Progress)
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/itsecs.v4i4.375

Abstract

Evaluasi kinerja operator produksi merupakan aspek penting dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas proses manufaktur pada industri elektronik. Namun, proses evaluasi yang masih bergantung pada penilaian subjektif berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang konsisten dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan Hybrid Data Assessment Method (DAM) Weighting dan Simple Additive Weighting (SAW) dalam mengevaluasi kinerja operator produksi secara objektif. Metode DAM Weighting digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria berdasarkan karakteristik data, sedangkan metode SAW digunakan untuk menghitung nilai preferensi dan menentukan peringkat operator produksi. Penelitian menggunakan lima kriteria evaluasi, yaitu produktivitas, disiplin kehadiran, ketepatan waktu, kerja sama tim, dan inisiatif dengan sepuluh operator produksi sebagai alternatif. Hasil pembobotan menunjukkan bahwa produktivitas memiliki bobot tertinggi sebesar 0,2041, diikuti oleh inisiatif sebesar 0,2030, ketepatan waktu sebesar 0,2024, kerja sama tim sebesar 0,1985, dan disiplin kehadiran sebesar 0,1921. Berdasarkan proses perangkingan menggunakan SAW, OPT-10 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,9937, sedangkan OPT-8 memperoleh nilai preferensi terendah sebesar 0,9150. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid DAM Weighting dan SAW mampu menghasilkan proses evaluasi yang lebih objektif, konsisten, dan transparan dibandingkan penilaian konvensional, sehingga dapat dijadikan sebagai sistem pendukung keputusan dalam evaluasi kinerja operator produksi pada industri elektronik.