Jolie Ponamon
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMORI INDAH: PENERAPAN TERAPI REMINISCENCE UNTUK MENINGKATKAN SUASANA HATI LANSIA DI BALAI PENYANTUNAN SOSIAL LANJUT USIA TERLANTAR SENJA CERAH MANADO Cicilia Karlina Lariwu; Ever Mario Lontaan; Meilita Enggune; Angelia Pondaa; Christiane Prisilia Sarayar; Jeane L. I. Sumarauw; Jolie Ponamon
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61654

Abstract

Lansia yang tinggal di panti sosial berisiko mengalami penurunan suasana hati akibat perubahan psikologis, berkurangnya interaksi sosial, serta keterpisahan dari keluarga. Kondisi tersebut memerlukan intervensi nonfarmakologis yang sederhana, mudah diterapkan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan suasana hati lansia melalui penerapan terapi reminiscence di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Manado. Metode yang digunakan berupa pendidikan masyarakat melalui penyuluhan mengenai kesehatan mental lansia dan pelatihan terapi reminiscence secara berkelompok. Sebanyak 50 lansia mengikuti kegiatan yang diawali dengan pengukuran pre-test suasana hati menggunakan skala mood, dilanjutkan dengan sesi terapi selama 45–60 menit, kemudian dilakukan post-test dan observasi perubahan perilaku peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor suasana hati dari 5,04 ± 0,78 sebelum intervensi menjadi 7,74 ± 0,67 setelah intervensi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 2,70 ± 0,46 poin (p < 0,001). Selain itu, hasil observasi memperlihatkan bahwa peserta tampak lebih rileks, lebih ceria, lebih aktif, lebih percaya diri, dan lebih mudah berinteraksi. Penerapan terapi reminiscence terbukti efektif meningkatkan suasana hati lansia dan berpotensi menjadi salah satu program psikososial yang dapat diterapkan secara rutin di panti sosial untuk mendukung penuaan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup lansia.