Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Faktor-Faktor Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Ulang (Relaps) Pada Penderita TB Paru di RSUD X Finni Tumiwa; Angelia Pondaa; Ake Royke Calvin Langingi
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 9, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.9.1.791-802.2023

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian ulang (relaps) pada penderita TB Paru di RSUD X. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik total population dengan jumlah sampel 40 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan program komputer. Hasil uji statistik chi-square ρ = 0.000 < α=0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan minum obat dengan kejadian ulang (relaps) pada penderita TB Paru di RSUD Amurang, hasil uji chi-square ρ = 0.010 < α=0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara perilaku merokok dengan kejadian ulang (relaps) pada penderita TB Paru di RSUD Amurang, dan hasil uji chi-square ρ = 0.000 < α=0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian ulang (relaps) pada penderita TB Paru di RSUD Amurang. Saran bagi lokasi penelitian, kiranya dapat menjadi bahan masukan bagi upaya melaksanakan pendidikan kesehatan bagi masyarakat tentang pentingnya pengobatan TB secara tuntas serta upaya penyuluhan tentang gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit TB Paru.
KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PkM) DONOR DARAH DI STIKES BETHESDA TOMOHON Andro Ruben Runtu; Meilita Enggune; Djoise Kaunang; Elizabeth Purba; Welmin Lumi; Nolla Lisa Lolowang; Grace Merentek; Rivolta Musak; Angelia Pondaa; Ever Lontaan; Jeane Sumarauw; Marieska Waworuntu; Agustinus Langitan
COVIT (Community Service of Health) Vol. 3 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v3i1.14616

Abstract

This community service activity aims to provide additional blood stock to PMI that can be used by people who need blood. PkM blood donor participants totaling 41 donors which is an important part in efforts to balance blood demand and stock. It is hoped that the participants will benefit from this activity, if done sincerely, this endeavor is very noble and will be beneficial for the giver, so that the participants are very enthusiastic about participating in community service activities for blood donors at STIKES Bethesda Tomohon. Keywords: Community Service, Blood Donation
PENGARUH SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA LANJUT USIA DENGAN DM TIPE II DI PSTW “INA” I SAHATI TONDANO Finni Fitria Tumiwa; Angelia Pondaa; Rivolta Alfiko Musak
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14486

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya (PERKENI, 2019). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap kadar gula darah pada lanjut usia dengan DM Tipe II di PSTW “INA” I Sahati Tondano. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan metode pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 12 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, Checklist dan SAP Senam Diabetik, Glucometer untuk memeriksa kadar gula darah pre dan post intervensi. Variabel dalam penelitian ini adalah senam kaki diabetik dan perubahan kadar gula darah pada lansia. Analisa data menggunakan analisis parametrik (paired t-test) dengan uji statistik komputer menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai  p = 0,040 lebih kecil dari pada nilai ? = 0,05. Maka Ho ditolak yang berarti bahwa ada Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah pada Lansia dengan DM Tipe II di PSTW ‘INA’I Sahati Tondano. Terdapat perubahan kadar gula darah pada lansia sebelum dan sesudah dilakukannya pemberian intervensi senam kaki diabetik. Kadar gula darah pada lansia dengan DM Tipe II sesudah dilakukannya intervensi senam kaki diabetik mengalami perubahan atau penurunan kadar gula darah.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DIET GOUTY ARTHRITIS DAN PEMERIKSAAN GRATIS ASAM URAT PADA LANSIA Andro Ruben Runtu; Meilita Enggune; Nolla Lolowang; Angelia Pondaa; Agustinus Langitan; Djoise Kaunang; Elizabeth Purba; Grace Merentek; Ever Lontaan; Jeane Sumarauw
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit gout artritis menjadi masalah utama di dunia kesehatan, karena dibuktikan dari berbagai kasus terdapat banyaknya komplikasi dari penyakit tersebut diantaranya gagal ginjal, batu ginjal dan lain-lain masih cukup tinggi di masyarakat. Di Puskesmas Tara-tara penyakit gouty arthritis merupakan 3 penyakit terbesar pada lansia. Kegitan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan oleh dosen Prodi D3 Keperawatan, dengan menggunakan metode penyuluhan kesehatan, tanya jawab dan pemeriksaan gratis asam urat. Jumlah masyarakat yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 28 orang lansia. Hasil yang didapatkan masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah pengetahuan tentang diet gouty arthritis.
PENYULUHAN TENTANG HIV/AIDS PADA SISWA SMK KRISTEN 2 TOMOHON Andro Ruben Runtu; Djoise Kaunang; Elizabeth Purba; Meilita Enggune; Welmin Lumi; Angelia Pondaa; Nolla Lolowang; Grace Merentek; Rivolta Musak; Ever Lontaan; Jeane Sumarauw; Agustinus Langitan
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 2 No. 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To overcome the problem of the high incidence of HIV AIDS, the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation Number 21 of 2013 concerning the prevention of HIV and AIDS has been stipulated, which contains efforts to overcome HIV/AIDS in Indonesia. So this activity is part of the community service carried out by AKPER Bethesda Tomohon lecturers, which aims to provide health education about HIV/AIDS to students at Christian Vocational School 2 Tomohon. There were 154 HIV/AIDS counseling participants, where this activity was an important part of efforts to prevent HIV/AIDS in the community, especially students. It is hoped that participants will benefit from this activity, such as knowing the HIV/AIDS disease process, causes, transmission, treatment and prevention. Participants were very enthusiastic about taking part in community service activities providing information about HIV/AIDS. Keywords: Counseling, HIV/AIDS
EFFECTIVENESS OF WALKING AIDS WITH THE RISK OF FALLS IN ELDERLY AT TRESNA WREDHA SOCIAL HOME 'INA' I SAHATI TONDANO Tumiwa, Finni Fitria; Pondaa, Angelia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.21066

Abstract

Lanjut usia merupakan tahap akhir dari usia dimana terjadi penurunan biologis, fisiologis, psikososial dan spiritual. Penurunan ini menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang terjadi pada usia lanjut. Masalah yang sering dialami oleh lansia adalah jatuh. Hasil survei pendahuluan di Panti Sosial Tresna Wreda (PSTW) 'INA'I Sahati Tondano menunjukkan bahwa kondisi lingkungan tempat tinggal lansia terlihat beresiko terjadinya jatuh, seperti lantai yang licin dan resiko jatuh yang paling besar terjadi pada saat memindahkan lansia ke tempat tidur dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan alat bantu jalan terhadap risiko jatuh pada lansia di PSTW 'INA'I Sahati Tondano. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 32 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan program komputer. Hasil analisis efektivitas penggunaan alat bantu jalan dengan resiko jatuh pada lansia menunjukkan bahwa p value = 0,001 yang berarti penggunaan alat bantu jalan terbukti efektif dalam mencegah terjadinya kondisi tidak seimbang atau jatuh pada lansia. Kesimpulan: penggunaan alat bantu jalan terbukti efektif menurunkan risiko jatuh pada lansia di PSTW 'INA' I Sahati Tondano dengan nilai p value = 0,001.
PENGARUH SLEEP HYGIENE TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA Sarayar, Christiane; Pondaa, Angelia; Lariwu, Cicilia Karlina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.47338

Abstract

Lansia membutuhkan setidaknya 7 jam tidur malam namum sekitar 50% lansia mengalami kesulitan untuk memulai tidur dan untuk tetap tertidur dimalam hari. Keadaan seperti mengkonsumsi obat-obatan tertentu, masalah kesehatan dan gangguan tidur yang mendasar sering menjadi penyebab lansia tidak mendapatkan tidur yang berkualitas dengan waktu tidur yang cukup. Hal ini umum terjadi pada lansia namun apabila terjadi berulang-ulang dan terus menerus dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatannya. National Sleep Foundation melaporkan bahwa lebih dari 57% lansia mengalami penurunan kualitas hidup dan penurunan kesehatan akibat gangguan tidur yang dialaminya. Modifikasi kebiasaan, perilaku dan lingkungan sangat penting dilakukan untuk membantu lansia mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas, modifikasi ini dikenal dengan istilah Sleep Hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Sleep Hygiene terhadap kualitas tidur lansia di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Paniki Sulawesi Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan design penelitian quasi eksperiment One Group Pretest-Posttest yang melibatkan 36 sampel penelitian yang diambil dengan metode total sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini ialah Pittsburgh Sleep Quality Index untuk mengukur kualitas tidur lansia sebelum dan sesudah terapi Sleep Hygiene. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat mengunakan uji Wilcoxon sebagai uji alternative karena distribusi data yang tidak normal dengan hasil yang didapatkan 0,000 < nilai a 0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan ada pengaruh sleep hygiene terhadap kualitas tidur lansia.
Peningkatan Kesehatan Mental Pada Lanjut Usia Melalui Terapi Aktivitas Kelompok Di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Paniki Manado Enggune, Meilita; E. Lumi, Welmin M.; Runtu, Andro R.; Lolowang, Nolla L.; Merentek, Grace A.; Musak, Rivolta A.; Pondaa, Angelia; P. Sarayar, Christiane; Pondaag, Linnie; Lariwu, Cicilia; Tumiwa, Finni F.; Waworuntu, Marieska Y.; Surya, Welong S.; Timbuleng, Pingkan C.; Lontaan, Ever M.; Sumarauw, Jeane L. I.; Regar, Maria J.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Panti Sosial Senja Cerah Paniki Manado dan bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui intervensi terpadu satu hari yang mencakup aspek kesehatan mental dan fisik secara holistik. Latar belakang program didasari oleh tingginya prevalensi depresi, kecemasan, dan komplikasi fisik seperti ulkus diabetik pada lansia di panti sosial. Intervensi dilakukan melalui terapi aktivitas kelompok (TAK), reminiscence therapy berbasis budaya lokal, serta skrining kaki diabetik sesuai pedoman IWGDF. Sebanyak 36 lansia terlibat sebagai peserta utama, didampingi oleh tim pelaksana dari STIKES Bethesda Tomohon yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Program juga melibatkan pelatihan kepada 10 pengurus panti untuk mendukung keberlanjutan intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterlibatan sosial, pemahaman perawatan kaki diabetik, dan semangat hidup lansia. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara. Program ini menonjolkan pendekatan inovatif dengan integrasi terapi budaya, teknologi sederhana, dan penguatan kapasitas institusi. Ke depan, model ini dapat direplikasi di panti sosial lain serta dijadikan dasar penyusunan kebijakan pelayanan lansia. Program ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs poin 3 terkait kesehatan dan kesejahteraan yang inklusif.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI KELURAHAN LAHENDONG TOMOHON SELATAN Sarayar, Christiane Prisilia; Pondaa, Angelia; Pondaag, Linni
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v3i2.139

Abstract

As people get older, their sleep needs and patterns will changes of an aging, but this varies greatly between individuals. After the age of 60 years and above, night sleep tends to be shorter, lighter and disturbed by several awakenings. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) in 2024 recommends that the elderly get 7-8 hours of sleep every day. In addition to quantity, sleep quality is necessary to get physical, mental and emotional benefits. Sleep quality, sleep duration, sleep satisfaction and consistency are important components of meeting human sleep needs. Indonesia since 2021 has entered an ageing population structure, around 1 in 10 residents are elderly. In North Sulawesi, based on statistical data on the elderly in 2023, 13.70% of the population is >60 years old, and in Tomohon City, the number of elderly people in 2022 is 14,394 people This study was conducted to determine the factors that affect the quality of sleep of the elderly in Kelurahan Lahendong, Tomohon City in 2024, using a quantitative method with a cross-sectional design. The study involved 87 respondents and analyzed the relationship between age, gender, and history of chronic diseases and sleep quality in the elderly. The results showed that 57.5% of the elderly had poor sleep quality, and based on bivariate analysis, it showed that there was a relationship between age, gender, and history of chronic diseases with the sleep quality of the elderly. These findings could be the source for further research on improving sleep quality in the elderly.
EDUKASI KESEHATAN GAGAL GINJAL KRONIS DAN PEMERIKSAAN ASAM URAT PADA LANJUT USIA Runtu, Andro Ruben; Enggune, Meilita; Pondaa, Angelia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.30452

Abstract

Proses aging merupakan hal alamiah yang tidak terhindarkan dalam siklus hidup manusia. Secara teori, semakin bertambah usia seseorang semakin tinggi untuk mengalami risiko terkena berbagai penyakit. Persentasi lanjut usia yang semakin meninngkat erat keterkaitannya dengan angka morbiditas, terutama non communicable disease atau penyakit tidak menular (PTM), seperti gagal ginjal kronis. Gagal ginjal kronik adalah cedera ginjal progresif dan mematikan yang mengganggu kekuatan ginjal untuk menjaga metabolisme, proporsi air, elektrolit, dan limbah nitrogen (Inayati et al., 2021). Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kesehatan gagal ginjal kronis dan pemeriksaan asam urat pada lanjut usia. Metode pelaksanaan yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan yang terdiri dari penjelasan, pembagian leaflet, tanya jawab dan pemeriksaan asam urat. Dengan adanya edukasi kesehatan gagal ginjal kronis dan pemeriksaan asam urat pada lanjut usia ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyebab, dampak dan cara pencegahan penyakit gagal ginjal kronis serta masyarakat dapat mengetahui kadar asam urat dalam darah yang pada akhirnya akan dapat menurunkan angka prevalensi kejadian gagal ginjal kronis tersebut.