Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Faktor-Faktor Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Ulang (Relaps) Pada Penderita TB Paru di RSUD X Finni Tumiwa; Angelia Pondaa; Ake Royke Calvin Langingi
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 9, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.9.1.791-802.2023

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian ulang (relaps) pada penderita TB Paru di RSUD X. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik total population dengan jumlah sampel 40 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan program komputer. Hasil uji statistik chi-square ρ = 0.000 < α=0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan minum obat dengan kejadian ulang (relaps) pada penderita TB Paru di RSUD Amurang, hasil uji chi-square ρ = 0.010 < α=0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara perilaku merokok dengan kejadian ulang (relaps) pada penderita TB Paru di RSUD Amurang, dan hasil uji chi-square ρ = 0.000 < α=0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian ulang (relaps) pada penderita TB Paru di RSUD Amurang. Saran bagi lokasi penelitian, kiranya dapat menjadi bahan masukan bagi upaya melaksanakan pendidikan kesehatan bagi masyarakat tentang pentingnya pengobatan TB secara tuntas serta upaya penyuluhan tentang gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit TB Paru.
KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PkM) DONOR DARAH DI STIKES BETHESDA TOMOHON Andro Ruben Runtu; Meilita Enggune; Djoise Kaunang; Elizabeth Purba; Welmin Lumi; Nolla Lisa Lolowang; Grace Merentek; Rivolta Musak; Angelia Pondaa; Ever Lontaan; Jeane Sumarauw; Marieska Waworuntu; Agustinus Langitan
COVIT (Community Service of Health) Vol. 3 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v3i1.14616

Abstract

This community service activity aims to provide additional blood stock to PMI that can be used by people who need blood. PkM blood donor participants totaling 41 donors which is an important part in efforts to balance blood demand and stock. It is hoped that the participants will benefit from this activity, if done sincerely, this endeavor is very noble and will be beneficial for the giver, so that the participants are very enthusiastic about participating in community service activities for blood donors at STIKES Bethesda Tomohon. Keywords: Community Service, Blood Donation
PENGARUH SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA LANJUT USIA DENGAN DM TIPE II DI PSTW “INA” I SAHATI TONDANO Finni Fitria Tumiwa; Angelia Pondaa; Rivolta Alfiko Musak
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14486

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya (PERKENI, 2019). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap kadar gula darah pada lanjut usia dengan DM Tipe II di PSTW “INA” I Sahati Tondano. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan metode pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 12 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, Checklist dan SAP Senam Diabetik, Glucometer untuk memeriksa kadar gula darah pre dan post intervensi. Variabel dalam penelitian ini adalah senam kaki diabetik dan perubahan kadar gula darah pada lansia. Analisa data menggunakan analisis parametrik (paired t-test) dengan uji statistik komputer menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai  p = 0,040 lebih kecil dari pada nilai ? = 0,05. Maka Ho ditolak yang berarti bahwa ada Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah pada Lansia dengan DM Tipe II di PSTW ‘INA’I Sahati Tondano. Terdapat perubahan kadar gula darah pada lansia sebelum dan sesudah dilakukannya pemberian intervensi senam kaki diabetik. Kadar gula darah pada lansia dengan DM Tipe II sesudah dilakukannya intervensi senam kaki diabetik mengalami perubahan atau penurunan kadar gula darah.
Exploring Mothers' Decisions on Exclusive Breastfeeding in Sario, Manado: A Qualitative Study Angelia Pondaa; Cicilia Karlina Lariwu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59512

Abstract

Exclusive breastfeeding is an important strategy to improve maternal and child health; however, its practice is influenced by multiple complex factors. This study aimed to explore mothers’ decision-making processes regarding exclusive breastfeeding in Sario, Manado. A qualitative descriptive exploratory design was used. Data were collected through in-depth interviews with seven mothers (RS1–RS7) selected by purposive sampling. The study was conducted in May 2016 in the working area of Sario Community Health Center and analyzed using thematic analysis. The findings revealed four main themes: maternal knowledge and perception of exclusive breastfeeding, family and husband support, work and daily activities, and cultural and social influences. Mothers with better knowledge and stronger family support were more likely to practice exclusive breastfeeding, while insufficient knowledge, lack of family support, work-related constraints, and social influences including formula milk promotion were major barriers. In conclusion, exclusive breastfeeding decision-making is a complex process shaped by individual and contextual factors. Strengthening maternal education, family involvement, and workplace support is recommended.
MEMORI INDAH: PENERAPAN TERAPI REMINISCENCE UNTUK MENINGKATKAN SUASANA HATI LANSIA DI BALAI PENYANTUNAN SOSIAL LANJUT USIA TERLANTAR SENJA CERAH MANADO Cicilia Karlina Lariwu; Ever Mario Lontaan; Meilita Enggune; Angelia Pondaa; Christiane Prisilia Sarayar; Jeane L. I. Sumarauw; Jolie Ponamon
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61654

Abstract

Lansia yang tinggal di panti sosial berisiko mengalami penurunan suasana hati akibat perubahan psikologis, berkurangnya interaksi sosial, serta keterpisahan dari keluarga. Kondisi tersebut memerlukan intervensi nonfarmakologis yang sederhana, mudah diterapkan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan suasana hati lansia melalui penerapan terapi reminiscence di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Manado. Metode yang digunakan berupa pendidikan masyarakat melalui penyuluhan mengenai kesehatan mental lansia dan pelatihan terapi reminiscence secara berkelompok. Sebanyak 50 lansia mengikuti kegiatan yang diawali dengan pengukuran pre-test suasana hati menggunakan skala mood, dilanjutkan dengan sesi terapi selama 45–60 menit, kemudian dilakukan post-test dan observasi perubahan perilaku peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor suasana hati dari 5,04 ± 0,78 sebelum intervensi menjadi 7,74 ± 0,67 setelah intervensi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 2,70 ± 0,46 poin (p < 0,001). Selain itu, hasil observasi memperlihatkan bahwa peserta tampak lebih rileks, lebih ceria, lebih aktif, lebih percaya diri, dan lebih mudah berinteraksi. Penerapan terapi reminiscence terbukti efektif meningkatkan suasana hati lansia dan berpotensi menjadi salah satu program psikososial yang dapat diterapkan secara rutin di panti sosial untuk mendukung penuaan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup lansia.