Tiara Sani
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hakikat dan Wujud Ilmu Balaghah Sebagai Unsur Ilmu Tafsir Tiara Sani; Rahmi Damis; Rosmini Amin
CONTEMPLATE: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman Vol 7 No 1 (2026): Contemplate: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman
Publisher : LP3M Universitas Al-Qur'an Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/contemplate.v7i1.2179

Abstract

Ilmu balaghah memiliki kedudukan yang sangat krusial dalam studi tafsir Al-Qur’an karena berfungsi sebagai instrumen untuk menangkap kedalaman makna, estetika lafaz, dan ketepatan konteks ayat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat ilmu balaghah, wujud penerapannya dalam kajian Al-Qur’an, serta kedudukannya sebagai unsur esensial dalam ilmu tafsir. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), di mana data bersumber dari literatur klasik dan kontemporer terkait balaghah dan ulumul Qur'an. Hasil kajian menunjukkan bahwa hakikat balaghah bertumpu pada keselarasan ungkapan yang fasih dengan tuntutan situasi (muqtadha al-hal). Penerapan ilmu balaghah dalam tafsir mewujud melalui tiga cabang utamanya: ilmu ma’ani (kesesuaian struktur ujaran dengan konteks), ilmu bayan (penyingkapan makna kiasan/simbolik), dan ilmu badi’ (ornamen keindahan bahasa). Dengan demikian, ilmu balaghah bukan sekadar kajian estetika tambahan, melainkan prasyarat metodologis yang esensial bagi mufassir untuk menghasilkan penafsiran yang akurat, mendalam, dan kontekstual, serta mengungkap mukjizat (I’jaz) al-Qur’an.
Nilai-Nilai Keimanan dalam Surah Al-Hujurat Ayat 15–16: Studi Komparatif Tafsir Al-Qurṭubī, Al-Munīr, dan Al-Miṣbāḥ serta Implikasinya dalam Kehidupan Kontemporer Nurul Rahmadani AHM; Tiara Sani; Ramlan Ramlan; Abdul Rahman Sakka Rahman Sakka
CONTEMPLATE: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman Vol 7 No 1 (2026): Contemplate: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman
Publisher : LP3M Universitas Al-Qur'an Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/contemplate.v7i1.2271

Abstract

Surah Al-Hujurat ayat 15–16 menjelaskan hakikat keimanan yang tidak hanya diwujudkan melalui pengakuan lisan, tetapi juga keyakinan yang teguh dan pembuktian melalui amal. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai keimanan dalam Surah Al-Hujurat ayat 15–16 melalui studi komparatif terhadap Tafsir Al-Qurṭubī, Tafsir Al-Munīr karya Wahbah al-Zuḥailī, dan Tafsir Al-Miṣbāḥ karya M. Quraish Shihab, serta mengkaji relevansinya dalam kehidupan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan metode tafsir komparatif (al-tafsīr al-muqāran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga mufasir sepakat memaknai iman sebagai keyakinan yang bebas dari keraguan dan diwujudkan melalui ketaatan serta pengorbanan di jalan Allah. Perbedaannya terletak pada penekanan penafsiran, yaitu Al-Qurṭubī pada aspek teologis, Al-Munīr pada dimensi syariat dan sosial, serta Al-Miṣbāḥ pada pendekatan kontekstual. Nilai-nilai tersebut tetap relevan sebagai landasan pembentukan karakter, integritas moral, dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi tantangan kehidupan kontemporer.