Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN TENTANG PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL YANG BIJAK UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN NASIONAL BAGI IMIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA Anam Miftakhul Huda; Nasution; Ita Mardiani Zain; Maya Mustika Kartika Sari; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Agung Stiawan; Ajeng Ulima Athaillah Kelana
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.533

Abstract

Permasalahan yang menjadi prioritas saat ini yakni (1) mudahnya pengaksesan informasi melalui media sosial tampaknya belum dilakukan bijak oleh para imigran Indonesia di Malaysia, (2) sehingga diperlukan edukasi dan kesadaran bagi mereka dalam menggunakan media sosial di berbagai platform online tanpa terkecuali. Tujuan kegiatan ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang bijak untuk memaksimalkan wawasan kebangsaan imigran Indonesia di Malaysia. Sasaran kegiatan ini adalah para imigran Indonesia yang berada di Malaysia. Manfaat kegiatan ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang bijak untuk memaksimalkan wawasan kebangsaan imigran Indonesia di Malaysia, (2) meningkatkan rasa nasionalisme dan kreativitas imigran Indonesia. Luaran yang akan dihasilkan pada kegiatan PKM ini yaitu peningkatan dalam menggunakan media sosial dengan bijak sehingga wawasan kebangsaan imigran Indonesia yang berada di Malaysia terbentuk secara optimal. Metode untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi yaitu dengan diadakannya workshop pelatihan penggunaan media sosial budaya multikultural Indonesia yang ditemui di Malaysia. Rancangan Monitoring dan Evaluasi dilakukan secara kuantitatif maupun kualitatif, segera setelah pelatihan dilaksanakan dan setelah tenggang waktu tertentu. Luaran Kegiatan Berupa pelatiahan untuk imigran, publikasi dimedia massa serta artikel internasional.
Kesadaran Kolektif Fenomena Tagar #TumpukDiTengah pada Perilaku Pengunjung Food Court Surabaya Ajeng Ulima Athaillah Kelana; Anam Miftakhul Huda
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v5i3.7870

Abstract

This study was motivated by the low level of awareness among visitors regarding the proper disposal of used tableware in food court areas across Surabaya during a hashtag-based social campaign. The study aims to analyze how the #TumpukDiTengah hashtag phenomenon is understood and interpreted, as well as its impact on visitors’ hygiene behavior in public spaces. The method applied is qualitative with Edmund Husserl’s phenomenological approach, using bracketing, intentionality, and phenomenological reduction techniques based on in-depth interview data from six informants. The research findings reveal that the act of stacking used tableware is not viewed as a formal obligation, but rather as a manifestation of social awareness triggered by empathy toward servers, personal experiences, and early family upbringing. The hashtag #TumpukDiTengah serves to reinforce an already ingrained habit, rather than entirely creating new behavior. The study’s conclusion emphasizes the importance of integrating digital campaigns with the provision of adequate infrastructure. The #TumpukDiTengah behavior is expected to mark the beginning of the formation of a more comprehensive collective awareness within the food court environment in the city of Surabaya.